Tribun Kesehatan
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Perempuan Tergemuk di Kalteng

Dulu Makan Gorengan Tak Terkendali, Kini Titi Wati Tak Sanggup Habiskan 2 Sendok Bubur

Jika dulu Titi Wati,hobi makan gorengan sampai beratnya mengembang hingga beratnya mencapai 220 kilogram, kini pola makannya berubah.

Dulu Makan Gorengan Tak Terkendali, Kini Titi Wati Tak Sanggup Habiskan 2 Sendok Bubur
kolase/facebook Tribun Kalteng
Hampir sebulan Titi Wati, perempuan tergemuk di Kalteng yang memiliki bobot hingga 220 kilogram usai menjalani operasi Bariatrik atau pengecilan lambung. Begini kondisinya sekarang. 

Titi Wati mengira ini karena organ pencernaannya yang dioperasi.

"Mungkin karena ada yang dipotong ya, jadi mau muntah atau cepat kenyang," kata Titi Wati lagi.

Tersiksakah Titi Wati dengan perubahan pola makan?

Ia hanya menjawa tidak ada keluhan berarti kecuali buang air besar (BAB) yang agak kurang lancar usai operasi.
" Pernah 8 hari tidak bab, karena ganti pola makan mungkin ya," sambungnya.

Kondisi terkini pasien obesitas Titi Wati (37) prapemulangan dari rumah sakit ke rumahnya. Herlina anaknya saat menyuapi Titi Wati.
Kondisi terkini pasien obesitas Titi Wati (37) prapemulangan dari rumah sakit ke rumahnya. Herlina anaknya saat menyuapi Titi Wati. (tribunkalteng.co/fathurahman)

Bisa Duduk Sendiri dan Belajar Berdiri
Hampir sebulan Titi Wati, perempuan tergemuk di Kalteng yang memiliki bobot hingga 220 kilogram usai menjalani operasi Bariatrik atau pengecilan lambung. Apa kabarnya?

Ditemui Banjarmasin Post (Tribunnews.com Network) di rumahnya di Jalan G Obos Palangkaraya Kalimantan Tengah, Rabu (6/2/2019) siang, Titi Wati mengaku tubuhnya sudah terasa ringan.

Proses Operasi Pengecilan Lambung yang Dijalani Titi Wati Sangat Rumit, Hingga Harus Libatkan 16 Dokter
Proses Operasi Pengecilan Lambung yang Dijalani Titi Wati Sangat Rumit, Hingga Harus Libatkan 16 Dokter (banjarmasinpost.co.id/fatturahman)

Operasi Bariatrik atau pengecilan lambung yang dijalaninya Selasa (15/1/2019) silam rupanya memberikan dampak positif.

Titi Wati kini merasakan badannya yang dulu kaku pun sudah mulai kendor dan lemas untuk bergerak.

Dalam siaran langsung yang ditayangkan facebook Tribun Kalteng, Titi yang selama ini hanya bisa berbaring di tempat tidur, kini mengaku sudah mampu duduk sendiri tanpa banyak minta bantuan pada anaknya.

"Setiap pagi disuruh duduk 20 menit, setiap hari sejak pulang dari rumah sakit. Alhamdulillah sekarang sudah bisa duduk sendiri," kata Titi Wati.

Tidak hanya duduk, Titi Wati pun sudah mulai belajar berdiri. Ia mulai melakukan gerakan pada kaki untuk melemaskan otot di organ tubuhnya agar lemas dan siap berdiri.

"Ya belajar berdiri 10 menitan lah," sambungnya.

(Tribunnews.com/Anita K Wardhani/Banjarmasin Post/Faturhaman)

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Anita K Wardhani
  Loading comments...

Berita Terkait :#Perempuan Tergemuk di Kalteng

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas