Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Mengapa Butuh Waktu Lama Menciptakan Vaksin Virus Corona?

Hingga kini vaksin yang diharapkan mengatasi virus corona (Covid-19) belum ada.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Willem Jonata
zoom-in Mengapa Butuh Waktu Lama Menciptakan Vaksin Virus Corona?
Freepik
ilustrasi virus corona 

TRIBUNNEWS.COM - Hingga kini vaksin yang diharapkan mengatasi virus corona (Covid-19) belum ada.

Dan memang, jika mengikuti alur pembuatan vaksin yang biasa dibutuhkan waktu hingga 10 tahun agar vaksin baru bisa tercipta.

Ada banyak tahap yang harus dilewati sebelum suatu vaksin bisa digunakan secara luas.

Uji coba pun umumnya harus melalui pengujian dengan melibatkan hewan sebelum pada manusia.

Sementara itu, saat sudah masuk fase pengujian pada manusa, ada tiga tahap yang perlu dilalui.

Setiap tahapnya bisa memakan waktu bertahun-tahun. Namun untungnya, di tengah pandemi corona saat ini berbagai lembaga, peneliti, maupun laboratorium di seluruh dunia terus bekerja untuk bisa memangkas waktu penelitian.

Sepertinya, kita tidak butuh waktu 10 tahun untuk menunggu vaksin Covid-19 keluar.

Rekomendasi Untuk Anda

Sudah sampai mana perkembangan vaksin corona?

Hingga saat ini ada berbagai lembaga yang sedang berpacu dengan waktu untuk segera bisa memproduksi vaksin corona untuk Covid-19.

Sejumlah lembaga tersebut menggunakan metode-metode yang ada untuk bisa menciptakan vaksin penyakit baru ini, seperti:

• Metode pelemahan virus

Untuk membuat vaksin dengan metode ini, peneliti akan melemahkan virus penyebab penyakit, lalu memasukkannya ke tubuh.

Virus tersebut cukup lemah hingga tidak akan menyebabkan terjadinya infeksi. Vaksin yang dibentuk dengan cara ini antara lain adalah vaksin campak dan TBC.

• Metode inaktivasi

Saat membuat vaksin dengan metode inaktivasi, para ilmuwan akan meneliti virus yang sudah mati dengan mempelajari susunan genetiknya dan kemudian membuat tiruan virus untuk disuntikkan ke tubuh.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas