Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Kesehatan
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Efektivitas Alat Pembersih Udara, Bisakah Menurunkan Risiko Penularan Virus?

Membersihkan udara dalam rumah, singkirkan kotoran, debu, hingga bulu binatang menggunakan alat pembersih udara (air purifier) tampaknya menjanjikan.

Efektivitas Alat Pembersih Udara, Bisakah Menurunkan Risiko Penularan Virus?
IST
Teknologi plasmacluster di produk air purifier Sharp. 

TRIBUNNEWS.COM - Membersihkan udara dalam rumah, menyingkirkan kotoran, debu, hingga bulu binatang menggunakan alat pembersih udara (air purifier) tampaknya menjanjikan.

Memang, fakta menyebut bahwa udara dalam ruangan memiliki polutan yang lebih tinggi dibanding di luar ruang.

Klaim-klaim yang diiklankan alat pembersih udara memang berhasil membuat banyak orang tertarik.

Namun, seberapa efektifkah alat ini?

Seperti dilaporkan kompas.com, alat pembersih udara biasanya mengandung filter berlapis-lapis, kipas untuk menyedot dan sirkulasi udara.

Baca juga: Musim Hujan Saat Pandemi Covid-19, Jangan Lupa Jaga Imunitas Tubuh, Begini Triknya

Saat udara bergerak masuk ke dalam filter, polutan dan partikel ikut tertangkap dan udara bersih dihembuskan lagi keluar.

Biasanya, filter pembersih udara terbuat dari kertas, fiberglass, atau jaring, dan butuh diganti secara berkala agar bisa berfungsi optimal.

Ini berarti, selain membeli alat pembersih udaranya, kita juga harus menyisihkan dana operasional untuk mengganti filter.

Baca juga: Sebagian Besar Masyarakat Percaya Konsumsi Vitamin Bisa Tingkatkan Imunitas

Berapa lama filter itu bisa dipakai tergantung pada pemakaian dan tipe alatnya. Beberapa filter dapat dipakai ulang setelah dicuci, tetapi butuh perawatan lebih teliti.

Apakah pembersih udara efektif?

Halaman
1234
Editor: Willem Jonata
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas