Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Kesehatan
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Yang Harus Diperhatikan Saat Konsumsi Obat Tradisional Menurut Spesialis Farmakologi Klinik

Obat tradisional sudah digunakan sejak lama. Bagi kebanyakan orang obat tradisional digunakan untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit.

Yang Harus Diperhatikan Saat Konsumsi Obat Tradisional Menurut Spesialis Farmakologi Klinik
Shutterstock
Ilustrasi herbal 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fauzi Nur Alamsyah

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mengkonsumsi minuman jamu atau obat tradisional dipercaya dapat membantu menjaga imunitas tubuh.

Obat tradisional sudah digunakan sejak lama. Bagi kebanyakan orang obat tradisional digunakan untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit.

Terlebih saat pandemi Covid-19, banyak orang mulai berburu obat tradisional, baik itu ramuan jadi maupun racikan sendiri.

Spesialis Farmakologi Klinik (SFK) dr. Dwina Krdita, SpFK memberikan tips cara mengkonsumi obat tradisional secara baik, saat live Instagram bersama Rumah Sakit Anak dan Ibu Harapan Kita (RSABHK), Selasa (9/1/2021).

Baca juga: Indonesia Ancang-ancang Ciptakan Obat Covid-19, Terbuat dari Ekstrak Empon-empon

Apabila mengelola secara sendiri pastikan bahan tercuci dengan bersih sebelum mengkonsumsinya dan pastikan dalam pengelolaan untuk pencampurannya dilakukan secara benar bedasaran refrensi Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan bersertifikat BPOM.

“Apabila kita mengkonsumsi sendiri, atau mengolah sendiri obat tradisional, harus memperhatikan cara pengelolaan yang tepat serta kebersihannya, lalu berdasarkan refrensi Kemenkes dan BPOM” kata Dwina

Apabila mengkonsumsi obat tadisional dalam kemasan juga harus mengikuti aturan pakai yang terdapat di belakang kemasan agar terhindar dari hal yang tidak diinginkan.

Baca juga: Kemenkes: Hingga Kini Belum Ada Obat Spesifik untuk Covid-19

Bagi penderita gangguan organ seperti penyakit ginjal dan Ibu hamil atau menyusui bisa konsultasi terlebih dahulu kepada dokter yang bersangkutan, guna memastikan apakah boleh untuk mengkonsumsinya.

“Amati label yang ada di kemasan, hindari penggunaan bagi penderita gangguan organ seperti sakit ginjal dan lain-lain atau ibu hamil, lebih baik konsultasikan terlebih dahulu,” ujarnya.

Kemudian apabila sedang mengkonsumsi obat tertentu untuk juga harus di konsultasikan terlebih dahulu untuk memastikan kondisi badan baik siap untuk menerima obat tradisional.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas