Tribun Kesehatan
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Hari Tidur Sedunia 2021, Begini Tips Bobok Berkualitas ala Dokter Andreas Prasadja dan Tokopedia

Insomnia atau kesulitan tidur menjadi gangguan tidur yang paling banyak dihadapi selama pandemi.

Hari Tidur Sedunia 2021, Begini Tips Bobok Berkualitas ala Dokter Andreas Prasadja dan Tokopedia
dok. tokopedia
dr. Andreas Prasadja, RPSGT 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menurut praktisi kesehatan tidur dr. Andreas Prasadja, RPSGT, insomnia atau kesulitan tidur menjadi gangguan tidur yang paling banyak dihadapi selama pandemi.

Ia menjelaskan, tubuh manusia memiliki irama sirkadian yang membentuk ritme tubuh. Jika seseorang kurang tidur, maka stabilitas tubuhnya akan terganggu.

"Mulai dari kemampuan kognitif, daya tahan tubuh, kestabilan emosi hingga gangguan pada pencernaan dan metabolisme,” ujar dr Andreas.

Menyambut Hari Tidur Sedunia yang jatuh besok, Jumat 19 Maret 2021, Tokopedia bersama dr. Andreas Prasadja, RPSGT membagikan tips untuk membantu masyarakat mendapatkan tidur berkualitas.

Baca juga: Ibu Muda Pakai Tembakau Sintesis, Alasannya untuk Tambah Nafus Makan dan Tidur Nyenyak

1. Tidur Sesuai Jadwal - Tidur sesuai jadwal adalah hal yang sangat penting, maka sebaiknya jangan gunakan waktu tidur untuk bekerja atau sebaliknya. Durasi tidur juga penting diperhatikan agar dapat menjaga kestabilan fungsi tubuh.

Baca juga: 7 Cara Mengatasi Insomnia, Simak Tips dan Langkah-langkah Berikut Ini

“Durasi tidur yang ideal adalah 7-9 jam sehari. Jika durasi ini terpenuhi, maka kebutuhan tidur pun tercukupi sehingga kinerja tubuh lebih optimal,” ujar dr. Andreas.

2. Ciptakan Kondisi Nyaman - Menurut dr. Andreas, suasana yang nyaman dapat membantu meningkatkan kualitas tidur di malam hari.

Baca juga: Betah di RSKO, Roy Kiyoshi Akui Tidak Insomnia Lagi

“Demi mendukung tidur semakin berkualitas, pilihlah produk penunjang tidur yang sesuai dengan selera kenyamanan masing-masing,” ujarnya.

3. Atur pencahayaan kamar, matikan lampu saat tidur karena tubuh kita perlu membedakan waktu siang dan malam.

Kondisi gelap juga dapat mendukung produksi hormon melatonin yang membantu tubuh dapat beristirahat sepenuhnya sesuai irama tidur alami atau irama sirkadian,” tutur dr. Andreas.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Choirul Arifin
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas