Tribun Kesehatan
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Ramadan 2021

Jangan Tunda Berbuka, Ini Resiko Gangguan Kesehatan yang Mengancam Jika Tak Segera Membatalkan Puasa

Selain menjalankan sunnah Rasul, ternyata ada alasan kesehatan di balik anjuran untuk tak menunda buka puasa lho.

Jangan Tunda Berbuka, Ini Resiko Gangguan Kesehatan yang Mengancam Jika Tak Segera Membatalkan Puasa
Free Press Journal
Selain menjalankan sunnah Rasul, ternyata ada alasan kesehatan di balik anjuran untuk tak menunda buka puasa lho. 

Selain menjalankan sunnah Rasul, ternyata ada alasan kesehatan di balik anjuran untuk tak menunda buka puasa lho.

Berikut ini gangguan kesehatan yang mengancam jika kita tidak segera membatalkan puasa saat waktunya tiba:

  • Dehidrasi
Ilustrasi Dehidrasi
Ilustrasi Dehidrasi (sonashomehealth.com)

Selama berpuasa, tubuh kita kekurangan asupan cairan yang cukup bagi tubuh selama lebih dari 10 jam.

Maka dari itu, penting untuk mengonsumsi air putih segera setelah waktu berbuka puasa tiba.

Karena dehidrasi dapat menyebabkan disorientasi otak dan mengganggu kerja organ tubuh secara keseluruhan.

  • Rentan Penyakit Lambung

Resiko lain yang bisa terjadi jika kita menunda berbuka puasa adalah asam lambung yang meningkat.

Pasalnya, perut kita tidak terisi apa-apa selama lebih dari 10 jam, sehingga asam lambung bakal lebih lama mengenai dinding lambung daripada biasanya.

Hal ini akan menyebabkan nyeri pada lambung.

Jadi begitu waktu berbuka puasa tiba, segeralah minum air putih dan makan makanan berserat, seperti buah dan sayur.

  • Hipoglikemia
Resiko lainnya jika kita menunda berbuka puasa adalah terserang hipoglikemia atau menurunnya kadar gula darah.
Resiko lainnya jika kita menunda berbuka puasa adalah terserang hipoglikemia atau menurunnya kadar gula darah. (Medical News Today)

Resiko lainnya jika kita menunda berbuka puasa adalah terserang hipoglikemia atau menurunnya kadar gula darah.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Bunga Pradipta Pertiwi
Editor: Sri Juliati
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas