Salmon, Alpukat, Kayu Manis, dan Brokoli Ternyata Tidak Baik Dikonsumsi Secara Berlebihan
Meskipun ada banyak keuntungan, makan terlalu banyak bisa sama berbahayanya dengan makan makanan cepat saji yang tidak sehat.
Penulis:
Nadine Saksita Christi
Editor:
Arif Fajar Nasucha
Alpukat telah mendapatkan popularitas global sebagai makanan super dalam beberapa tahun terakhir karena kandungan gizinya yang tinggi.
Satu porsi alpukat memenuhi seperempat kebutuhan vitamin K orang dewasa.
Alpukat juga menyumbang seperlima dari kebutuhan folat kita, dan sepersepuluh dari kebutuhan vitamin E harian kita.
Buah berlemak juga kaya omega-3 dan serat, tetapi terlalu banyak alpukat juga dapat menyebabkan peradangan, kembung, dan sakit perut.
Karena sifat lemaknya , alpukat tidak hanya padat nutrisi, tetapi juga memiliki jumlah kalori yang tinggi.
Baca juga: Tips Merawat Kamar Kos dengan Kamar Mandi Dalam, Salah Satunya Jaga Sirkulasi Udara
Baca juga: Cara Mengobati Timbilan Atau Bintitan Secara Alami, Simak Tipsnya Berikut Ini
Seperti kalori lainnya, terlalu banyak kalori dapat menyebabkan penambahan berat badan .
Jika kamu berencana memasukkan alpukat ke dalam rencana makan harian, para ahli merekomendasikan makan 50 gram atau sekitar sepertiga hingga setengah buah alpukat.
(Tribunnews.com/Nadine Saksita)