Tribun Kesehatan

Kesehatan

Kenali Penyakit Paru Obstruktif Kronik, Berikut Gejala dan Faktor Risikonya

Penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) adalah peradangan pada paru-paru yang berkembang dalam jangka panjang.

Penulis: Farrah Putri Affifah
Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
Kenali Penyakit Paru Obstruktif Kronik, Berikut Gejala dan Faktor Risikonya
Urgentcarefloridakeys
Ilustrasi paru-paru. Berikut penjelasan mengenai Penyakit Paru Obstrukssif Kronik (PPOK) lengkap dengan gejala dan faktor risikonya. 

6. Batuk Bertambah dan Sputum Meningkat (Dahak)

Batuk yang merupakan gejala utama sangat mengindikasikan apakah PPOK bertambah parah atau tidak. Perhatikan kuantitas dari sakit batuk tersebut. Jika makin sering perlu diberikan tindakan lebih lanjut.

7. Sputum Berubah Warna

Perhatikan warna dari Sputum. Sputum yang terdiri dari bakteri akan berubah warna yang mengidentifikasikan ada bakteri terdapat di dalam paru paru.

8. Perubahan Perilaku Fisik

Pada penderita PPOK, keadaan fisik bisa terjadi tanpa pola. Biasanya ciri fisik seperti lesu, lemas ataupun depresi merupakan efek samping dari PPOK.

Faktor Risiko Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK)

Dikutip dari karawangkab.go.id, berikut faktor risiko PPOK:

- Rokok

Pajanan asap rokok pada perokok aktif maupun pasif merupakan faktor utama penyebab PPOK serta sejumlah penyakit pernapasan lainnya. Diperkirakan, sekitar satu dari empat orang perokok aktif mengidap PPOK.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
  Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas