Tribun Kesehatan

Ini Tindakan Pertama Harus Dilakukan Orangtua Saat Anak dengan Penyakit Jantung Bawaan Kambuh

Untuk anak penyakit jantung bawaan biru, akan lebih mudah untuk terlihat. Bisa ditandai ada biru disekitar bibir.

Penulis: Aisyah Nursyamsi
Editor: Wahyu Aji
Ini Tindakan Pertama Harus Dilakukan Orangtua Saat Anak dengan Penyakit Jantung Bawaan Kambuh
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com Aisyah Nursyamsi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penyakit jantung bawaan, dialami sejak lahir oleh anak.

Jantung, dalam keadaan seperti ada kerusakan. Atau memiliki perbedaan dari struktur jantung atau pun pembuluh darah.

Menurut tenaga kesehatan Herniati Misdah S Kep Ners, secara garis besar jantung bawaan diklasifikasikan menjadi dua. Yaitu tidak biru dan biru.

Untuk anak penyakit jantung bawaan biru, akan lebih mudah untuk terlihat. Bisa ditandai ada biru disekitar bibir. Selain itu jari terlihat seperti berbentuk pemukul drum.

Selain itu Herniati menyebutkan jika ada anak bayi yang biasanya menangis lama. Tidak berhenti sehingga cukup menyulitkan. Pada kondisi ekstrim, anak bisa pingsan hingga sampai penurunan kesadaran.

"Paling membahayakan jadi bisa sampai pingsan dan meninggal dunia. Keadaan ini harus orangtua ajarkan anak tidak berkelanjutan," ungkapnya pada siaran Radio Kesehatan, Senin (22/11/2021).

Oleh karena itu, Herniati mengatakan ada beberapa posisi yang bisa dilakukan saat anak menunjukkan gejala jantung bawaan.

Pertama, arahkan anak untuk memposisikan lutut ke dada. Ini bertujuan untuk mengurangi kerja jantung.

Pasien bisa kembali bangun atau paling tidak keadaan jantung tidak semakin buruk.

Baca juga: Ketahui Gejala Anak yang Alami Penyakit Jantung Bawaan

"Pertama kali lutut ke dada. Kaki anak bawa sampai ke dada, menekuk. Sehingga aliran darah ke bagian kaki, akan kembali ke jantung. Diharapkan penyempitan pembuluh darah bisa rileks," katanya lagi.

Selain itu, orangtua harus menenangkan sang anak. Bahkan walau anak dibawa ke rumah sakit, orangtua disarankan menenangkan anak secara langsung.

"Biarkan orangtua menggedong sehingga mengarungi rasa sakit dan panik pada anak,"pungkasnya.

Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas