Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Ciri-ciri Stunting pada Balita, Beserta Penyebab dan Cara Mencegahnya

Simak ciri-ciri balita terkena Stunting, penyebab dan cara mencegahnya, mulai masa kehamilan ibu dapat dicegah dengan pola asuh dan pemberian nutrisi.

Editor: Nuryanti
zoom-in Ciri-ciri Stunting pada Balita, Beserta Penyebab dan Cara Mencegahnya
Istimewa
Komunikasi dan Informatika dalam upaya pencegahan stunting - Simak ciri-ciri balita terkena Stunting, penyebab dan cara mencegahnya, mulai masa kehamilan ibu dapat dicegah dengan pola asuh dan pemberian nutrisi. 

TRIBUNNEWS.COM - Mari kenali ciri-ciri balita terkena stunting, penyebab, dan cara mencegahnya.

Sebagai orang tua wajib mengetahui ciri-ciri balita terkena stunting untuk menjaga kesehatan buah hati.

Sebab stunting pada balita dapat dicegah mulai pada masa kehamilan ibu.

Permasalah stunting, menurut data UNICEF didefinisikan sebagai persentase anak-anak usia 0 sampai 59 bulan.

Selain mengalami pertumbuhan terhambat, stunting juga kerap kali dikaitkan dengan penyebab perkembangan otak yang tidak maksimal.

Dilansir dari laman resmi RS Sardjito, stunting pada balita dapat dicegah dengan pemenuhan nutrisi.

Baca juga: Ayo Cegah Stunting, Program Rotary Ajak Kerja Bareng Tribun Network

Selain itu, stunting dapat dicegah dengan aspek perilaku dengan pola asuh dan pemberian makanan bagi balita.

Rekomendasi Untuk Anda

Lantas bagaimana ciri-ciri balita terkena Stunting?

Simak informasi tentang ciri-ciri balita terkena stunting, yang Tribunnews himpun dari beberapa sumber:

Ciri-ciri Stunting pada Balita

Berdasarkan jurnal yang diterbitkan Universitas Lampung, berjudul Pengaruh Stunting terhadap Perkembangan Kognitif dan Prestasi Belajar, terdapat ciri-ciri stunting pada balita.

- Panjang atau tinggi badan kurang dibandingkan usianya

Ciri balita terkena stunting yaitu ketika memiliki panjang atau tinggi badan yang kurang jika dibandingkan dengan bayi seusianya.

Berdasarkan hasil uji yang telah dilakukan, diketahui bahwa tinggi badan balita menurut umur berhubungan positif dengan tingkat perkembangan kognitif.

- Ukuran kepala balita lebih kecil

Halaman 1/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas