Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Orangtua Bisa Lakukan Ini Saat Anak Didiagnosis Alergi Susu Sapi

Alergi susu sapi (ASS) merupakan respons sistem imun atau sistem kekebalan tubuh yang tidak normal atau berlebihan terhadap protein susu sapi.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Aisyah Nursyamsi
Editor: Willem Jonata
zoom-in Orangtua Bisa Lakukan Ini Saat Anak Didiagnosis Alergi Susu Sapi
parapuan.co
ilustrasi anak alergi susu sapi 

Di sini, makanan pendamping ASI yang diberikan tidak mengandung protein susu sapi serta turunannya.

Tata Laksana

Pertama, orangtua harus mengetahui anak berada di alergi susu sapi ringan, sedang atau berat.

Karena tata laksana berat dan sedang berbeda.

Apabila anak yang mendapat ASI eksklusif kemudian didiagnosis alergi susu sapi dengan gejala ringan atau sedang, maka ASI dilanjutkan.

Tetapi ibunya tidak mengonsumsi protein susu sapi selama 2-4 Minggu.

Kalau ibu sudah melakukan eliminasi 2-4 minggu, lihat ada perbaikan atau tidak.

Rekomendasi Untuk Anda

Jika ternyata ada perbaikan, anak diperkenalkan kembali dengan protein sapi.

Dengan cara, ibu boleh makan dan minum mengandung protein sapi.

Lalu dilihat kembali gejalanya. Kalau ternyata setelah diperkenalkan kembali timbul gejala, maka anak ini sudah pasti didiagnosa alergi susu sapi.

Sedangkan apabila seorang anak tidak ada gejala setelah ibu melakukan eliminasi 2-4 minggu kemungkinan bukan alergi sapi. ASI bisa dilanjutkan dan ibu makan secara normal.

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas