Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Tetap Aman Olahraga Saat Berpuasa, Ini Tips Dari Dokter Cegah Cedera 

Walau berpuasa, orang yang menjalankannya tetap diperbolehkan berolahraga. Bolehkah hal ini dilakukan? Bagaimana triknya agar tetap sehat?

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Tetap Aman Olahraga Saat Berpuasa, Ini Tips Dari Dokter Cegah Cedera 
corelifemd.com
Ilustrasi olahraga treadmill.Walau berpuasa, orang yang menjalankannya tetap diperbolehkan berolahraga. Bolehkah hal ini dilakukan? Bagaimana triknya agar tetap sehat? 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah, Nursyamsi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Bulan Ramadan sebentar lagi tiba. 

Di saat ini lah umat muslim menjalankan ibadah puasa selama sebulan lamanya. 

Baca juga: Perempuan Lebih Berisiko Cedera Saat Olahraga, Ternyata Ini Alasannya 

Selama berpuasa, umat muslim tidak akan makan dan minum dimulai dari terbitnya fajar hingga terbenamnya matahari. 

Walau berpuasa, orang yang menjalankannya tetap diperbolehkan berolahraga.

Bolehkah hal ini dilakukan? 

Dokter Spesialis Ortopedi dan Traumatologi, Konsultan Sport Injury Sport Medicine Injury dan Recovery Centre RS Pondok Indah Bintaro Jaya, dr Yohannes Toban Layuk Allo, M.Kes, Sp. OT (K) merekomendasikan olahraga saat berpuasa, namun ada rambu-rambu yang perlu diketahui.

Baca juga: Benarkah Makan Apa saja asal Olahraga Bisa Buat Berat Badan Ideal? Begini Kata Pakar Gizi

Rekomendasi Untuk Anda

"Boleh, bahkan pemain sepak bola banyak yang atlet memilih puasa sambil main. Bisa olahraga, kompetisi, tanding sampai 90 menit bahkan saat olahraga," ungkapnya di Jakarta, Kamis (6/3/2024). 

Namun selama berpuasa, risiko cedera saat berolahraga lebih tinggi.

Idealnya saat yang tepat untuk berolahraga adalah sebelum sahur, sebelum berbuka dan setelah berbuka.
Idealnya saat yang tepat untuk berolahraga adalah sebelum sahur, sebelum berbuka dan setelah berbuka. (dok.)

Selama berpuasa asupan cairan berkurang. Sehingga tubuh rentan dalam kondisi dehidrasi. 

Dalam kondisi dehidrasi otot gampang mangalami ketegangan otot.

"Risiko cedera otot akan tinggi saat dehidrasi. Selain itu kalau kita puasa gula turun, kalau kelaparan pusing, tidak konsentrasi," jelasnya.

Kalau konsentrasi turun, maka risiko cedera makin meningkat. 

Bisa saja saat olahraga, karena kurangnya konsentrasi terjadi kesalahan gerakan yang berakhir dengan keseleo. 

Lebih lanjut, untuk mencegah terjadinya cedera, dr Yohannes pun berikan beberapa tips. 

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas