Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Kesadaran dan Pemberian Gizi Seimbang Cegah Risiko Anak Stunting

Data Kementerian Kesehatan RI dari hasil Survei Kesehatan Nasional 2023 menunjukkan, prevalensi stunting di Indonesia mencapai 21,5 persen di 2023.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Choirul Arifin
Editor: Erik S
zoom-in Kesadaran dan Pemberian Gizi Seimbang Cegah Risiko Anak Stunting
istimewa
Kegiatan diseminasi program Better Investment for Stunting Alleviation (BISA) untuk penanganan stunting di Jawa Barat dan Nusa Tenggara Timur. 

Selain itu juga memberikan pelatihan terkait manajemen rantai pasok yang berdampak pada peningkatan kapasitas staf farmasi di Puskesmas untuk memperkirakan stok dan menghindari situasi kehabisan stok komoditas gizi (TTD, kapsul vitamin A, zink dan oralit).

Baca juga: Pemerhati Perempuan Minta Ada Perhatian Serius Tangani Stunting dan Gizi Buruk di Papua Barat Daya

Menurut Herrio Hattu, Direktur Nutrition International Indonesia, pendekatan yang efisien dan efektif bisa menghasilkan dampak yang maksimal dengan biaya dan kompleksitas yang minimal, dan memastikan program ini tidak merugikan para penerima manfaat.

Dia mengatakan, program BISA menjadi salah satu model yang berhasil yang menitikberatkan pada pendekatan lintas sektor untuk mempercepat pengentasan stunting.

"Kami berharap seluruh praktik baik yang telah dihasilkan dari kerja sama BISA dengan seluruh pemangku kepentingan dalam lima tahun terakhir dapat terus dilanjutkan atau bahkan direplikasi oleh pemerintah daerah lain untuk mencegah terjadinya stunting baru di Indonesia,” kata dia.

Rekomendasi Untuk Anda
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas