Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Waktu Terbaik Pasang IUD setelah Melahirkan, Dokter Ungkap Tips agar Lebih Nyaman

Dokter kerap merekomendasikan IUD karena efektif dan tidak mengganggu produksi ASI.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Aisyah Nursyamsi
Editor: Febri Prasetyo
zoom-in Waktu Terbaik Pasang IUD setelah Melahirkan, Dokter Ungkap Tips agar Lebih Nyaman
Istimewa
ILUSTRASI MELAHIRKAN - Pemasangan alat kontrasepsi IUD pascapersalinan sebenarnya fleksibel. 

Meski demikian, pemasangan di luar masa menstruasi tetap aman. 

Hanya dari sisi kenyamanan, sebagian pasien merasakan prosedur lebih mudah dilakukan saat rahim berada pada fase terbuka alami.

Ibu Pascapersalinan Normal dan Sesar Punya Kondisi Berbeda

Pada ibu yang melahirkan normal, mulut rahim masih dalam fase terbuka dalam beberapa waktu sehingga pemasangan IUD cenderung lebih fleksibel. 

Hal itu berbeda dengan ibu yang melahirkan melalui operasi sesar karena serviks tidak mengalami pembukaan. 

Karena itu, Amarylis menyarankan pemasangan saat menstruasi untuk mengurangi rasa tidak nyaman.

Tak Perlu Persiapan Khusus sebelum Pemasangan

Baca juga: PKS Beri Catatan pada PP 28 Tahun 2024, Bukan Hanya Pasal Pemberian Alat Kontrasepsi bagi Pelajar

Selain itu, Amarylis menegaskan bahwa proses pemasangan IUD tidak memerlukan persiapan makanan atau pantangan khusus. 

Yang terpenting adalah ibu sudah berdiskusi dengan dokter mengenai metode yang hendak dipilih, terutama jika mempertimbangkan IUD nonhormonal.

Rekomendasi Untuk Anda

Ia juga menekankan bahwa kekhawatiran tentang rasa ngilu, takut tidak cocok, atau khawatir mengganggu aktivitas intim harus dikonsultasikan langsung agar ibu memperoleh penjelasan berbasis medis dan sesuai kondisi masing-masing.

Selain alasan medis, faktor emosional menjadi pertimbangan besar. 

Banyak ibu yang mengalami stres ketika berhadapan dengan risiko kehamilan tidak direncanakan, khususnya ketika masih menyusui atau belum siap secara fisik maupun mental.

IUD nonhormonal memberikan rasa aman tanpa mengubah pola menstruasi dan tidak mengganggu produksi ASI, sehingga menjadi opsi yang ramah bagi ibu baru. 

Metode ini juga membantu ibu fokus pada pemulihan, bonding dengan bayi, serta adaptasi dalam peran barunya.

Ia menekankan pentingnya berdiskusi dengan tenaga kesehatan sebelum memutuskan penggunaan kontrasepsi. 

Konsultasi memastikan metode yang dipilih sesuai kondisi rahim, riwayat persalinan, dan preferensi ibu.

Perawatan pascapemasangan juga perlu diperhatikan, seperti kontrol ulang sesuai dengan jadwal agar posisi IUD dapat dipastikan tetap aman di tempatnya.

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas