Kenapa Wasir Sering Muncul Saat Hamil? Dokter Ungkap Tekanan Janin Jadi Pemicu Utama
Wasir pada kehamilan memang tidak sepenuhnya bisa dicegah karena faktor tekanan janin tidak dapat dihindari.
Penulis:
Aisyah Nursyamsi
Editor:
Willem Jonata
Ringkasan Berita:
- Wasir pada ibu hamil berkaitan erat dengan perubahan sirkulasi darah dan tekanan janin di dalam rahim
- Semakin besar usia dan berat janin, semakin tinggi pula tekanan yang terjadi di area panggul dan anus sehingga memicu wasir
- Banyak ibu hamil berharap wasir bisa segera ditangani saat masih mengandung. Namun, disarankan setelah melahirkan dan masa nifas selesai
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Kehamilan membawa banyak perubahan pada tubuh perempuan, termasuk risiko munculnya wasir atau ambeien.
Kondisi ini kerap membuat ibu hamil tidak nyaman, namun sering kali ditoleransi karena dianggap bagian wajar dari proses kehamilan.
Dokter Spesialis Bedah Umum RS Pondok Indah – Puri Indah, dr. Franky Mainza Zulkarnain, Sp.B, menjelaskan bahwa wasir pada ibu hamil berkaitan erat dengan perubahan sirkulasi darah dan tekanan janin di dalam rahim.
“Pada saat bayi itu mulai di atas 3 bulan usianya di dalam perut seorang ibu, otomatis tekanan balik pembuluh darahnya jadi terganggu. Karena bayinya ada di situ, nggak bisa balik full, akhirnya bikin tekanan di bawah,” jelas dr. Franky pada media briefing di Jakarta Selatan, Senin (12/1/2026).
Tekanan inilah yang menyebabkan pembuluh darah di sekitar anus melebar, mirip dengan varises yang sering muncul di kaki ibu hamil
Tekanan Janin Bikin Pembuluh Darah Melebar
Menurut dr. Franky, mekanisme wasir pada kehamilan sebenarnya cukup logis dan mudah dipahami.
Semakin besar usia dan berat janin, semakin tinggi pula tekanan yang terjadi di area panggul dan anus.
Baca juga: Kepala BGN: Program MBG Tetap Jalan Selama Puasa, Ibu Hamil dan Balita Jadi Prioritas
“Semakin tinggi, semakin berat bayinya, balik pembuluh darahnya semakin tertahan. Karena makin gede, makin gede juga hasilnya. Tapi kalau dia sudah melahirkan, kempes lagi karena tekanannya udah hilang,” ujarnya.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa wasir tidak selalu bisa kembali sepenuhnya seperti semula.
Biasanya tetap ada sisa pelebaran pembuluh darah yang menetap.
Kenapa Dokter Sering Minta Tunggu Setelah Melahirkan?
Banyak ibu hamil berharap wasir bisa segera ditangani saat masih mengandung.
Namun dr. Franky menyebut, dalam banyak kasus, dokter justru menyarankan menunggu hingga proses melahirkan dan masa nifas selesai.
“Makanya kalau ibu-ibu hamil saya bilang, sudah, ibu tunggu dulu sampai bayinya lahir, sampai masa nifas selesai, kita lihat berapa kempesnya,” kata dr. Franky.
Baca tanpa iklan