Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Kutil di Area Kelamin, Berbahaya atau Tidak? Ini Penjelasan Dokter

Tidak semua kutil atau benjolan di area kelamin bersifat berbahaya. Namun, hal tersebut hanya bisa dipastikan melalui pemeriksaan medis.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Aisyah Nursyamsi
Editor: Willem Jonata
zoom-in Kutil di Area Kelamin, Berbahaya atau Tidak? Ini Penjelasan Dokter
Freepik
ILUSTRASI JENIS KELAMIN 

Ringkasan Berita:
  • Tidak semua kutil atau benjolan di area kelamin bersifat berbahaya. Namun, hal tersebut hanya bisa dipastikan melalui pemeriksaan medis
  • Kutil di area kelamin bisa muncul tanpa rasa nyeri, panas, atau keluhan lain. Akibatnya, banyak orang tua menganggapnya sebagai kondisi biasa.
  • Padahal, tanpa pemeriksaan, sulit memastikan apakah itu hanya pertumbuhan ringan atau tanda infeksi tertentu

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA –  Munculnya kutil atau benjolan kecil di area kelamin sering dianggap sepele oleh sebagian orang tua.

Padahal, kondisi ini tidak boleh diabaikan, terutama jika terjadi pada anak.

Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin, Dr. dr. Hanny Nilasari, Sp.D.V.E, Subsp. Ven, FINSDV, FAADV, menegaskan bahwa setiap kelainan di area kelamin harus diwaspadai sejak awal.

“Jadi kalau misalnya kita ketemu ada suatu kelainan di area kelamin kita atau kelamin anak kita ya harus kita waspandai,” ujarnya pada kelas jurnalis yang diselenggarakan di Park Hyatt Jakarta Pusat, Jumat (24/4/2026). 

Menurut dr. Hanny, tidak semua kutil atau benjolan di area kelamin bersifat berbahaya. Namun, hal tersebut hanya bisa dipastikan melalui pemeriksaan medis.

Rekomendasi Untuk Anda

Salah satu penyebab yang sering ditemukan adalah infeksi Human Papillomavirus (HPV), khususnya tipe risiko rendah.

“Kalau misalnya diagnosisnya itu adalah kutir anogenital atau genital warts itu biasanya disebarkan karena infeksi human papilloma virus tipe-tipe yang risiko rendah,” jelasnya.

Tipe HPV seperti 6 dan 11 termasuk kategori risiko rendah, tetapi tetap memerlukan perhatian dan penanganan yang tepat.

Gejalanya Bisa Tidak Terasa, Ini yang Sering Menipu

Yang membuat kondisi ini berbahaya adalah gejalanya yang sering tidak terasa.

Kutil di area kelamin bisa muncul tanpa rasa nyeri, panas, atau keluhan lain. Akibatnya, banyak orang tua menganggapnya sebagai kondisi biasa.

Padahal, tanpa pemeriksaan, sulit memastikan apakah itu hanya pertumbuhan ringan atau tanda infeksi tertentu.

Meski kadang tanpa gejala, ada beberapa kondisi yang perlu menjadi perhatian serius.

Jika benjolan semakin besar, terasa nyeri, mudah berdarah, atau mengalami perubahan bentuk dan warna, orang tua tidak boleh menunda pemeriksaan.

“Kalau ada yang tidak normal atau tidak seru biasanya segera bawa ke dokter, jangan diobati sendirian,” tegas dr. Hanny.

Jangan Asal Obati, Risiko Bisa Lebih Besar

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas