Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Kesehatan
LIVE ●

WHO Soroti Kantong Nikotin Rasa Permen, Remaja Jadi Target Baru Industri Nikotin Global

World Health Organization memperingatkan lonjakan penjualan kantong nikotin global yang naik lebih dari 50 persen pada 2024.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Aisyah Nursyamsi
Editor: Wahyu Aji
zoom-in WHO Soroti Kantong Nikotin Rasa Permen, Remaja Jadi Target Baru Industri Nikotin Global
ChatGPT Image
ILUSTRASI NIKOTIN - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengeluarkan peringatan keras terkait lonjakan penjualan kantong nikotin yang kini semakin agresif menyasar remaja dan anak muda. 

Ringkasan Berita:
  • World Health Organization memperingatkan lonjakan penjualan kantong nikotin global yang naik lebih dari 50 persen pada 2024 dan dinilai semakin agresif.
  • WHO menilai produk kantong nikotin berbahaya karena dapat memicu kecanduan, dipasarkan dengan rasa manis serta kemasan menarik menyerupai permen.
  • WHO mendesak pemerintah di berbagai negara memperketat regulasi, termasuk pembatasan iklan, larangan rasa tertentu, verifikasi usia pembeli, hingga pengawasan promosi di media sosial dan acara hiburan.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengeluarkan peringatan keras terkait lonjakan penjualan kantong nikotin yang kini semakin agresif menyasar remaja dan anak muda.

Produk yang berbentuk kantong kecil dan diselipkan di antara gusi dan bibir itu dinilai berpotensi memicu kecanduan nikotin sejak usia muda.

Terutama karena dipasarkan dengan rasa manis menyerupai permen hingga kemasan yang dianggap menarik bagi anak-anak.

WHO menyebut penjualan kantong nikotin global melonjak tajam dalam setahun terakhir.

“Penjualan ritel kantung nikotin mencapai lebih dari 23 miliar unit pada tahun 2024, meningkat lebih dari 50 persen dari tahun sebelumnya,” tulis WHO dalam keterangan resminya, Minggu (17/5/2026).

Laporan tersebut dirilis menjelang Hari Tanpa Tembakau Sedunia yang diperingati setiap 31 Mei dan tahun ini fokus pada kecanduan nikotin serta strategi industri untuk menarik generasi pengguna baru.

Apa Itu Kantong Nikotin?

Rekomendasi Untuk Anda

WHO menjelaskan kantong nikotin merupakan produk kecil yang digunakan dengan cara ditempel di sela bibir dan gusi.

Produk itu mengandung nikotin, pemanis, perasa, serta bahan tambahan lain yang membuat sensasi penggunaannya terasa lebih ringan dibanding rokok biasa.

Karena tidak menghasilkan asap, banyak anak muda menganggap produk ini lebih aman.

Padahal WHO menegaskan nikotin tetap berbahaya, terutama bagi remaja yang otaknya masih berkembang.

“Paparan nikotin selama masa remaja dapat memengaruhi perkembangan otak, termasuk dampak pada perhatian dan pembelajaran,” tulis WHO.

Selain memicu kecanduan jangka panjang, penggunaan nikotin juga disebut meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular.

Dalam laporannya, WHO mengungkap industri menggunakan berbagai strategi pemasaran agar produk terlihat trendi dan normal di kalangan anak muda.

Mulai dari rasa permen beruang, bubble gum, hingga kemasan yang dibuat menyerupai produk permen populer.

WHO juga menyoroti promosi besar-besaran melalui media sosial dan influencer.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas