Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Mengenal Gamelan Sekati yang Ditabuh Selama 7 Hari pada Perayaan Sekaten

Gamelan Sekati adalah seperangkat gamelan yang ditabuh saat perayaan Sekaten. Gamelan Sekati akan ditabuh selama tujuh hari.

Mengenal Gamelan Sekati yang Ditabuh Selama 7 Hari pada Perayaan Sekaten
TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR
Gamelan. 

TRIBUNNEWS.COM - Mengenal Gamelan Sekati yang ditabuh saat perayaan Sekaten, gamelan ini ditabuh selama tujuh hari pada perayaan Sekaten.

Gamelan Sekati identik dengan perayaan tradisi Sekaten.

Gamelan Sekati yang dimiliki oleh Keraton Yogyakarta ini, merupakan warisan Kerajaan Mataram.

Dilansir dari situs laman kratonjogja.id, gamelan merupakan seperangkat ansambel tradisional Jawa, yang memiliki tangga nada pentatonis dalam sistem tangga nada slendro dan pelog.

Masyarakat Jawa menyebut gamelan sebagai gangsa yang merupakan jarwa dhosok (akronim) dari tiga sedasa (tiga dan sepuluh).

Gamelan
Gamelan (TRIBUNNEWS.COM/ IKROB DIDIK IRAWAN)

Tiga sedasa diartikan pada elmen pembuat gamelan yang berupa perpaduan tiga bagian tembaga dan sepuluh bagian timah.

Perpaduan tersebut menghasilkan perunggu yang dianggap sebagai bahan baku terbaik untuk membuat gamelan.

Instrumen lain yang dimainkan bersama seperangkat gamelan di antaranya kendang, bonang, panerus, gender, dan gambang.

Selain itu,  ada suling, siter, clempung, slenthem, demung, saron, gong, kenong, kethuk, japan, kempyang, kempul, dan peking.

Keraton Yogyakarta memiliki sekitar 21 perangkat gamelan yang dikelompokkan menjadi dua, yakni Gangsa Pakurmatan dan Gangsa Ageng.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Rica Agustina
Editor: Ayu Miftakhul Husna
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas