Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pegiat Sosial Puji Penyaluran Bansos Kemensos Kepada Masyarakat Baduy

Masyarakat Baduy Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, senang menerima bantuan sosial tunai (BST) dan sembako

Pegiat Sosial Puji Penyaluran Bansos Kemensos Kepada Masyarakat Baduy
TRIBUNNEWS.COM/IST/HO
Masyarakat Baduy, awal pandemi covid-19 menolak akan adanya penyaluran dana sosial dari pemerintah, baik bantuan sosial tunai (BST) maupun bantuan langsung tunai (BLT) bagi warga terdampak Covid-19. Kini mereka mendapat BST dan bansos sembako kemensos. 

TRIBUNNEWS.COM, BANTEN - Masyarakat Baduy Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, senang menerima bantuan sosial tunai (BST) dan sembako yang digulirkan Kementerian Sosial saat pandemi Covid-19.

“Kami tentu cukup gembira menerima BST dan pembagian sembako untuk memenuhi konsumsi pangan keluarga,” kata Tarwinah (50) seorang warga Badui saat ditemui disela acara pembagian BTS dan sembako di Rangkasbitung, Kabupaten Lebak.

Penyaluran BST dan pembagian sembako sangat membantu masyarakat Baduy yang terdampak Covid-19, sebab penjualan hasil komoditas pertanian juga tampak lesu.

Saat ini, kata Tarwinah, dirinya pergi ke Rangkasbitung untuk menjual hasil ladang pertanian huma, namun harganya relatif murah, seperti pisang dibeli penampung Rp 20 ribu per tandan.

Kendati demikian, pihaknya merasa senang dengan adanya penyaluran dana BST yang ke-tujuh kali dari sebelumnya Rp600 ribu selama tiga bulan, tetapi kini menerima Rp300 ribu per bulan.

Selain itu juga dirinya menerima bantuan program sembako dengan menerima beras sebanyak 12 kg dan lauk pauk untuk pemenuhan gizi.

“Kami berharap bantuan sosial itu terus dilanjutkan Kementerian Sosial karena cukup membantu warga Baduy,” harap Tarwina yang tinggal di Kampung Cipiit kawasan masyarakat adat Baduy.

Tetua adat Baduy yang juga Kepala Desa Kanekes Kecamatan Leuwidamar Kabupaten Lebak Jaro Saija mengatakan saat ini jumlah penduduk Baduy tercatat 11.620 jiwa dan terdiri dari 5.870 laki-laki dan 5.570 perempuan.

Sebagian besar warga Baduy menerima BST dan pembagian sembako akibat dampak wabah corona itu.

Selama ini, warganya tidak ditemukan kerawanan pangan maupun kelaparan sebab mereka bekerja di ladang-ladang bercocok tanam padi huma, palawija, hortikultura dan tanaman keras.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: FX Ismanto
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas