Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

PLP Tanjung Uban Patroli Pengawasan dan Pengamanan di Menara Suar Pulau Iyu Kecil

PLP Tanjung Uban melakukan patroli rutin dalam rangka pengawasan dan pengamanan di sekitar Menara Suar Pulau Iyu Kecil.

PLP Tanjung Uban Patroli Pengawasan dan Pengamanan di Menara Suar Pulau Iyu Kecil
dok. Kemenhub
PLP Tanjung Uban melakukan patroli rutin dalam rangka pengawasan dan pengamanan di sekitar Menara Suar Pulau Iyu Kecil. 

TRIBUNNEWS.COM - Tim Patroli Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Kelas II Tanjung Uban mengerahkan Kapal Negara Sarotama-P.112 melakukan patroli rutin dalam rangka pengawasan dan pengamanan di sekitar Menara Suar Pulau Iyu Kecil.

Menurut Kepala PLP Tanjung Uban, Capt. Handry Sulfian, kegiatan patroli ini merupakan bagian dari pengawasan perairan alur TSS Selat Malaka dan Selat Singapura.

"Di Menara Suar di bawah Kantor Distrik Navigasi Kelas I Dumai itu, dilakukan pengecekan terkait pertukaran informasi yang terjadi di sekitar perairan Selat Malaka, khususnya sekitar perairan Pulau Iyu Kecil," jelas Capt. Handry.

Dia menyampaikan bahwa di sana, terdapat jenis radar Rafi Vessel Traffic Service (VTS) yang jangkauan radarnya meliputi perairan Batam, Selat Singapura, Tanjung Balai Karimun, dan Selat Malaka.

"Terdapat juga lampu suar yakni lampu Sabik yang memiliki jangkauan luas 12 mil," tuturnya.

Nakhoda kapal patroli KN Sarotama - P.112, Nicco Morris Selayar menambahkan bahwa radar di menara suar tersebut terkoneksi ke VTS Batam.

Capt. Handry mengemukakan, pihaknya terus berupaya semaksimal mungkin memantau, mengawasi, dan mengamankan perairan di wilayah Indonesia yang berada di wilayah kerjanya.

"Keselamatan dan keamanan pelayaran tak bisa ditawar untuknya patroli semacam ini terus dilakukan secara intensif guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan," ujar Capt. Handry.

Seperti diketahui, dalam mengelola TSS Selat Malaka dan Selat Singapura, dilakukan oleh tiga negara pantai yakni Indonesia, Malaysia, dan Singapura.

Indonesia berkomitmen untuk menjaga agar alur di kedua Selat tersebut lancar dan aman di dukung oleh sarana dan prasarana VTS yang berada di area wilayah perairan itu. (*)

Editor: Content Writer
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas