Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Gandeng IMI, Kemensos Salurkan Bansos ke Pekerja Sektor Otomotif Terdampak Pandemi

Kepada Mensos, IMI melaporkan setidaknya sekitar 5.000 pekerja sektor otomotif anggota IMI yang terdampak pandemi Covid-19.

Gandeng IMI, Kemensos Salurkan Bansos ke Pekerja Sektor Otomotif Terdampak Pandemi
Kementerian Sosial
Dalam kesempatan beraudiensi dengan Mensos di Jakarta pada Selasa (30/6/2020), Ketua Umum IMI Pusat Sadikin Aksa mengajukan 2.700 nama yang sudah dilengkapi dengan identitas jelas untuk mendapatkan paket sembako Bantuan Presiden. 

TRIBUNNEWS.COM - Pandemi Covid-19 ikut berimbas pada para pekerja sektor otomotif anggota Ikatan Motor Indonesia (IMI). Dengan pembatasan sosial, membuat mereka yang mengandalkan hidup dari event otomotif, menjadi kehilangan penghasilan.

“Pandemi telah membuat para pekerja sektor otomotif terkena imbasnya. Hari ini, pengurus IMI Pusat, beraudiensi ke Kementerian Sosial. Nantinya kami akan menyalurkan batuan sosial sembako untuk meringankan beban ekonomi mereka,” kata Mensos Juliari P. Batubara saat menerima kunjungan IMI di Jakarta (30/6/2020).

Baca: Mensos Minta Pengelolaan Anggaran Penanganan Corona Transparan dan Akuntabel

Kepada Mensos, IMI melaporkan setidaknya sekitar 5.000 pekerja sektor otomotif anggota IMI yang terdampak pandemi Covid-19. Mereka adalah mekanik, kru tim pembalap, penyelenggara event, dan para petugas pendukung perlomba (marshall) yang menggantungkan hidup dari event otomotif, termasuk kalender balapan.

Dalam kesempatan beraudiensi dengan Mensos, Ketua Umum IMI Pusat Sadikin Aksa mengajukan 2.700 nama yang sudah dilengkapi dengan identitas jelas untuk mendapatkan paket sembako Bantuan Presiden.

Mensos Juliari menyambut baik dan menyatakan persetujuan untuk membantu. Rencananya, ia akan menghadiri penyaluran bantuan secara simbolis yang akan dilakukan akhir pekan ini di Bandung, Jawa Barat.

Baca: Sekjen Kemensos Tanggapi Penilaian Lambannya Penyaluran Bansos

Ayah dua anak ini menyatakan, sebagian masyarakat melihat organisasi seperti IMI sebagai perkumpulan yang identik dengan kegiatan kebut-kebutan mobil. Namun sebenarnya, IMI justru organisasi yang perduli dengan berbagai kegiatan sosial.

“Dari sini, IMI memiliki semangat sama dengan Kementerian Sosial. Yakni sama-sama memiliki keperdulian dan aksi nyata terhadap masalah sosial. Apalagi di masa pandemi seperti sekarang ini, semua pihak harus berkontribusi meringankan beban sesama anak bangsa,” kata mantan Ketua Umum IMI Pusat ini.

Baca: Kabar Gembira! Bansos Tahap 4 Pemprov DKI akan Dibagikan dari 24 Juni Sampai 7 Juli, Catat Lokasinya

Dalam kesempatan tersebut, Mensos menyatakan, sebagai bagian dari kebijakan jaring pengaman sosial, bansos bantuan Presiden diharapkan bisa menjangkau seluas mungkin masyarakat terdampak Covid-19.

Agar menjaring elemen masyarakat yang belum terjangkau bansos, Kementerian Sosial tidak hanya bermitra dengan pemerintah K/L, dan pemerintah daerah.

“Kami tidak hanya bekerja business as usual. Yakni hanya bekerja dengan unsur-unsur pemerintah, dalam hal ini pemerintah daerah, K/L, atau bank negara. Dalam mendistribusikan bansos, kami juga melibatkan komunitas,” katanya.

Baca: Presiden Minta Kepala Daerah Segera Eksekusi Anggaran Kesehatan, Bansos, dan Stimulus UMKM

Belakangan Mensos terus mengintensifkan kemitraan dengan komunitas. Penyaluran bansos melalui komunitas merupakan salah satu terobosan yang dilakukan Kemensos untuk mengakselerasi penyaluran bansos.

Untuk itu, Mensos bertemu dengan berbagai kalangan untuk memastikan masyarakat  terdampak Covid-19 menerima bantuan. Pihak yang telah disapa Mensos adalah pekerja film, sinetron dan seniman.

Kemudian juga Gerakan Pemuda Ansor, Gerakan Angkatan Mudah Kristen Indonesia (GAMKI), pengasuh dan pimpinan Pondok Pesantren Shohibul Muslimin Serang, dan yang terakhir kemarin, Forum Koordinasi Putra Putri Purnawirawan ABRI (FKPPI). (*)

Editor: Content Writer
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas