Tingkatkan Keselamatan Berlayar Kapal Kecil dan Tradisional, Kemenhub Manfaatkan IT
Kemenhub lakukan inovasi TI dalam identifikasi penertiban sertifikasi elektronik bagi kapal ikan dan kapal trandisional yang berukuran di bawah 7 GT.
Editor: Content Writer
Menurutnya, biasanya dalam pelaksanaan proses identitas kapal beberapa hal yang sering ditemukan oleh petugas di lapngan baik petugas dari Kementerian Perhubungan maupun KKP adalah penandaan kapal masih bersifat konvensional dan bersifat visual sehingga mudah dimanipulasi atau di tiru dan kesadaran pemilik kapal untuk menaati standar penandaan masih rendah.
“Selain itu juga masih sering ditemukan fisik kapal inkonsisten dimana fisik kapal saat ini berbeda saat kapal didaftarkan serta sering mengalami perubahan dimensi dan ukuran kapal,” kata Goenaryo.
Semantara itu Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono juga mengungkapkan dalam investigasi saat terjadinya kecelakaan kapal kecil atau kapal tradisonal di lapangan beberapa temuan yang sering diperoleh terhadap kapal yang berbahan kayu.
Baca: Kemenhub Bagikan 845 Sarana Melaut Untuk Nelayan Pamekasan
Temua tersebut antara sistem bahan bakar yang kurang memenuhi standar keselamatan pelayaran, temperatur ruang mesin yang melebihi 42 derajat cekcius serta sistem kelistrikan kapal yang tidak sesuai standar.
Terkait dengan hal tersebut, pihaknya sangat mendukung jika Kemenhub akan melaksanakan proses identifikasi kapal kecil dan tradisional secara elektronik.
“Selain itu, dengan data elektronik sertifikasi juga membuktikan negara selalu hadir dan memudahkan dalam menginventarisasi permasalahan atau problem yang timbul terkait dengan type kapal dan pembuatan kapal sehingga dapat dilakukan evaluasi yang komprehensif untuk meningkatkan keselamatan pelayaran,” tutup Soerjanto. (*)