Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Melalui Sinergi Tol Laut dan Angkutan Multimoda, Kemenhub Tekan Disparitas Harga di Papua

Hadirnya konektivitas multimoda ini sebagai terobosan Presiden Jokowi dalam mewujudkan keadilan pembangunan melalui indikator harga barang kebutuhan n

Melalui Sinergi Tol Laut dan Angkutan Multimoda, Kemenhub Tekan Disparitas Harga di Papua

TRIBUNNEWS.COM, PAPUA - Kementerian Perhubungan cq Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Unit Pelaksana Teknis Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas II Jayapura terus melakukan berbagai terobosan untuk menurunkan disparitas harga di wilayah pegunungan dan pesisir dengan program Tol Laut.

Salah satunya dengan sinergi angkutan multimoda untuk membawa logistik dari kapal sampai ke daerah lain yang lebih terpencil, atau bahkan ke atas pegunungan.

Hadirnya konektivitas multimoda ini sebagai terobosan Presiden Jokowi dalam mewujudkan keadilan pembangunan melalui indikator harga barang kebutuhan nasional di wilayah pegunungan tengah Papua tanpa memandang permasalahan jarak dan akses sesuai dengan karakteristik wilayah.

Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut (Dirlala), Capt Antoni Arif Priadi mengatakan Program Strategis Nasional Tol Laut hadir guna menekan disparitas harga di wilayah pegunungan terus akselarasi dan berinovasi dengan dikembangkannya juga pada angkutan multimoda.

Dimana barang yang diangkut oleh kapal Tol Laut selanjutnya diangkut oleh moda transportasi lain guna menjangkau wilayah pelosok-pelosok pada pegunungan tersebut.

"Saat ini lagi yang berjalan yaitu proses distibusi logistik sebagai muatan tol laut dari Pelabuhan Depapre ke Gudang Logistik atau Bandara Sentani dengan menggunakan truck/trailer kapasitas 3 sampai 6 ton selanjutnya berlanjut menggunakan Pesawat ke wilayah pegunungan pedalaman yang hanya dapat melalui akses moda udara,” kata Dirlala dalam acara rapat koordinasi, di Jayapura, Papua.

Dirlala mengungkapkan, sinergi angkutan multimoda yang tengah berjalan adalah pengiriman logistik ke daerah Pegunungan Bintang Papua.

Angkutan multimoda ini merupakan sinergitas tol laut, darat dan jembatan udara dengan trayek Surabaya – Merauke – Oksibil dan pengirimnya adalah perusahaan yang berada di Surabaya dengan penerima toko lokal yang berada di Kecamatan Oksibil.

Dia berharap, angkutan multimoda dapat dijalankan di seluruh wilayah Papua, termasuk Jayapura guna menjangkau daerah pesisir dan pegunungan serta pelosok lainnya.

"Dengan hadirnya angkutan multimoda ini tentu menjadi harapan baru bagi masyarakat Pegunungan Bintang untuk bisa mendapatkan harga kebutuhan bahan pokok lebih murah. Mengingat, angkutan multimoda tol laut, darat dan jembatan udara merupakan subsidi dari Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan untuk di wilayah 3TP(tertinggal, terluar, terdepan dan perbatasan)," ujarnya.

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: Content Writer
  Loading comments...

Produk Populer

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas