Tribun

Dukung Distribusi Barang Tol Laut di Fak-Fak Lancar, Kemenhub Tetapkan Alur Masuk Pelabuhan Kokas

Kapal program tol laut yang telah resmi beroperasi di Pelabuhan Kokas diharapkan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat di Propinsi Papua Barat.

Editor: Content Writer
zoom-in Dukung Distribusi Barang Tol Laut di Fak-Fak Lancar, Kemenhub Tetapkan Alur Masuk Pelabuhan Kokas
dok. Kemenhub
Focus Group Discussion (FGD) Penetapan Alur-Pelayaran Pelabuhan Kokas, pada hari Kamis, tanggal 21 Juli 2022 bertempat di Hotel Permata Bogor. 

TRIBUNNEWS.COM - Secara geografis letak Pelabuhan Kokas terletak di Kabupaten Fak-Fak Papua Barat. Saat ini Pelabuhan kokas dimanfaatkan salah satunya untuk menunjang pendistribusian barang kapal tol laut untuk wilayah Kabupaten Fak-Fak dan sekitarnya.

Kapal program tol laut yang telah resmi beroperasi di Pelabuhan Kokas diharapkan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat di Propinsi Papua Barat terutama Kabupaten Fak-Fak dan sekitarnya.

Terkait dengan hal ini, maka guna mendukung kelancaran distribusi barang tol laut di Pelabuhan Kokas, Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut cq Direktorat Kenavigasian akan menetapkan Alur-pelayaran masuk pelabuhan Kokas di Kabupaten Fak-Fak Provinsi Papua Barat.

Hal inilah yang melatar belakangi diselenggarakannya Focus Group Discussion (FGD) Penetapan Alur-Pelayaran Pelabuhan Kokas, pada hari Kamis, tanggal 21 Juli 2022 bertempat di Hotel Permata Bogor.

Direktur Kenavigasian, Hengki Angkasawan saat membuka acara FGD tersebut, bahwa
prioritas utama pemerintah dalam program rencana pembangunan fasilitas bagi kebutuhan masyarakat banyak salah satunya yaitu pembangunan pelabuhan.

Tujuannya untuk meningkatkan kegiatan ekonomi dan untuk menunjang kelancaran perdagangan antar pulau serta perkembangan daerah sekitarnya.

“Pelabuhan Kokas memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung kelancaran distribusi barang tol laut di Propinsi Papua Barat terutama Kabupaten Fak-fak dan sekitarnya. Kehadiran tol laut juga menjadi perubahan pola distribusi barang yang selama ini telah berjalan menjadi lebih mudah di peroleh terutama bagi masyarakat di kabupaten Sorong Selatan, Kabupaten Teluk Bintuni dan Kabupaten Manokwari Selatan,” kata Hengki.

Menurut Hengki posisi Pelabuhan Kokas terletak di Teluk Sekar sehingga aman dari kondisi gelombang ekstrim, namun dari segi kedalaman terdapat banyak kedangkalan yang dapat mengakibatkan terhambatnya distribusi barang.

“Selain itu, berdasarkan data eksisting yang ada, Pelabuhan Kokas memiliki pintu keluar masuk kapal yang sempit sehingga kapal-kapal yang akan sandar di Pelabuhan Kokas harus memperhatikan kondisi kedalaman dan pasang surut,” terang Hengki.

Selanjutnya, Hengki juga mengatakan bahwa untuk meningkatkan kelancaran arus barang maupun penumpang di Pelabuhan Kokas, maka penataan alur-pelayaran di Pelabuhan Kokas sudah selayaknya dilaksanakan untuk segera ditetapkan agar memperoleh alur pelayaran yang ideal dan memenuhi berbagai aspek kepentingan keselamatan dan kelancaran bernavigasi serta melindungi kelestarian lingkungan maritim.

Halaman
12
Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas