Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Lifestyle
LIVE ●

Viral Curhat Korban Pelecehan Seksual Lewat Video Call, Ini Pandangan Ahli

Setelah viral pelemparan sperma beberapa waktu lalu, kini ada aksi eksibisionis lewat video call, cerita ini ramai di media sosial

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Endra Kurniawan
Editor: Daryono
zoom-in Viral Curhat Korban Pelecehan Seksual Lewat Video Call, Ini Pandangan Ahli
(Istimewa)
Aksi pelecehan seksual lewat video call 

TRIBUNNEWS.COM - Setelah dihebohkan dengan kasus pelemparan sperma kepada sejumlah perempuan di Kota Tasikmayala pada 13 November 2019 lalu, kini warganet kembali dibuat geger dengan aksi pelecehan seksual dengan modus baru.

Aksi pelecehan seksual kali ini menggunakan fitur video call alias VC.

Kejadian tersebut terungkap setelah seorang perempuan yang membagian pengalaman tidak menyenangkan itu di media sosial.

Postingan warganet itu viral dan ramai diperbincangkan di media sosial. 

(Redaksi tidak mempublikasikan akun warganet tersebut dengan pertimbangan privasi,-Red)

Awalnya dia memperoleh VC oleh nomor yang tidak dikenal.

Setelah menjawab panggilan tersebut, dirinya diperlihatkan oleh si pemanggil dengan adegan tak senonoh.

Rekomendasi Untuk Anda

Baca: Soal Revisi UU KPK, Laode Syarif Akui Tak Diajak Konsultasi, Arsul Sani: Ada Komunikasi

Perempuan ini mengaku terauma dengan kejadian tersebut.

Kepala Sekolah di Ende Ditangkap, Diduga Lakukan Pelecehan Seksual pada 3 Siswi SMP
Ilustrasi pelecehan seksual (KOMPAS.com/Shutterstock)

Ia juga menanyakan motif dari si penelpon kenapa tega melakukan hal ini.

Dirinya juga memberikan pesan kepada yang lain untuk selalu berhati-hati.

Psikolog dari Yayasan Praktek Psikolog Indonesia, Adib Setiawan menjelasakan aksi pelecehan seksual yang sedang marak memiliki banyak faktor yang melatarbelakanginya.

Adib menyebut kehidupan para pelaku-pelaku pelecehan seksual atau eksibisionisme ini kurang lebih sama dengan kehidupan orang normal.

Namun hal yang membedakannya adalah orang-orang pelaku pelecehan seksual ini cenderung memiliki pergaulan yang tertutup atau kurang.

Dan dengan pergaulan yang tertutup ini, menjadikan urusan dalam mendekati lawan jenis menjadi terganggu dan sulit dilakukan.

Halaman 1/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas