Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Lifestyle
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Marak Unggahan Akun yang Mengaku sebagai Pelakor, Psikolog Ungkap Alasan Wanita Tega Menjadi Pelakor

Marak unggahan akun media sosial yang blak-blakan mengaku sebagai pelakor. Psikolog ungkap alasan yang membuat wanita tega menjadi pelakor.

Marak Unggahan Akun yang Mengaku sebagai Pelakor, Psikolog Ungkap Alasan Wanita Tega Menjadi Pelakor
lovedignity.com
ILUSTRASI selingkuh - Inilah empat zodiak yang berpotensi dan gemar merebut pasangan orang lain. Hati-hati dan jangan kenalkan pasanganmu dengan mereka. 

TRIBUNNEWS.COM - Baru-baru ini, media sosial dihebohkan dengan bermunculannya unggahan-unggahan wanita yang mengakui dirinya merupakan selingkuhan atau perebut laki orang alias pelakor.

Psikolog Keluarga dari www.praktekpsikolog.com di Bintaro, Jakarta Selatan, Adib Setiawan, S.Psi., M.Psi., memberikan tanggapannya terkait hal tersebut.

Menurut Adib, bermunculannya akun-akun media sosial yang blak-blakan menunjukkan diri sebagai pelakor telah menjadi fenomena yang berkembang saat ini.

Ia menilai, hal tersebut dilatarbelakangi oleh keinginan mereka menunjukkan keberadaannya dan merasa ingin dinomorsatukan.

Namun, apa alasan yang membuat wanita tega menjadi pelakor?

Psikolog Keluarga Adib Setiawan, S.Psi., M.Psi. dari Yayasan Praktek Psikolog Indonesia (YPPI) (www.praktekpsikolog.com) yang beralamat di Bintaro, Jakarta Selatan.
Psikolog Keluarga Adib Setiawan, S.Psi., M.Psi. dari Yayasan Praktek Psikolog Indonesia (YPPI) (www.praktekpsikolog.com) yang beralamat di Bintaro, Jakarta Selatan. (Istimewa/Adib Setiawan)

Psikolog yang juga praktek di Klinik Terapi Anak dan Dewasa YPPI, Pondok Aren, Tangerang Selatan, tersebut menuturkan, ada sejumlah alasan yang membuat para wanita tega merebut pasangan milik wanita lain.

Mayoritas, Adib menyebutkan, hal tersebut didasari alasan finansial.

"Secara finansial kurang kemudian mendapat pasangan yang sudah beristri," kata Adib saat dikonfirmasi Tribunnews.com.

Selain faktor finansial, Adib melanjutkan, seorang wanita bisa tega menjadi pelakor karena keadaan membuatnya merasa tidak didekati oleh laki-laki yang seumuran dengan dirinya.

Baca: Dituding Jadi Pelakor, Gadis di Palembang Jadi Korban Penganiayaan

Ia lantas menerima pria yang mendekatinya meskipun sudah beristri.

Halaman
1234
Penulis: Widyadewi Metta Adya Irani
Editor: Daryono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas