Tribun Lifestyle
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Apa yang Harus Dilakukan Orangtua untuk Mendidik Buah Hati di Era Digital? Pola Asuh Ini Jadi Solusi

Lalu, pola asuh seperti apa yang bisa diterapkan orang tua pada anak usia remaja agar bijak menggunakan internet ?

Apa yang Harus Dilakukan Orangtua untuk Mendidik Buah Hati di Era Digital? Pola Asuh Ini Jadi Solusi
THINKSTOCKPHOTOS
Ilustrasi. 

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Orangtua memiliki kewajiban untuk menjaga anak dari paparan hal negatif, baik itu lingkungan sekitar maupun konten digital yang kini 'ramah' dalam genggaman setiap orang, termasuk remaja.

Lalu, pola asuh seperti apa yang bisa diterapkan orang tua pada anak usia remaja agar bijak menggunakan internet ?

CEO label musik Sorai, Intan Gurnita Widiatie mengatakan bahwa saat di rumah, ia selalu menerapkan diskusi terbuka dengan anak-anaknya.

Ia berusaha menjadi ibu yang tidak bertindak keras dan memaksakan kehendaknya (strict parents).

Baca juga: Pemerintah Siapkan Afirmasi Pendidikan Tinggi untuk Perangkat Desa

Baca juga: Hari Internet Aman Sedunia, TikTok Hadirkan Fitur Toolkit Keamanan Keluarga

"Di rumah itu, saya menormalisasi diskusi, jadi saya betul-betul terbuka pada anak- anak. Mereka mau mendiskusikan apapun (boleh), tanpa saya memberi penghakiman pada anak-anak," ujar Intan, dalam peluncuran 'Toolkit Keamanan Keluarga TikTok' secara virtual, Rabu (10/2/2021).

Menurutnya, metode persuasif tersebut ia lakukan untuk mengendalikan anaknya.

Karena jika orang tua bertindak keras kepada anak, hal itu tidak hanya melukai perasaan anak namun juga dianggap sebagai cara yang buruk dalam memberikan bimbingan.

Peluncuran 'Toolkit Keamanan Keluarga TikTok' secara virtual, Rabu (10/2/2021).
Peluncuran 'Toolkit Keamanan Keluarga TikTok' secara virtual, Rabu (10/2/2021). (Tangkap layar zoom meeting)

"Jadi saya memakai itu untuk mengontrol sebetulnya, saya sendiri tidak mengontrol secara strict ya, 'ini boleh, ini nggak boleh'," jelas Intan.

Intan kemudian menjelaskan bahwa terkadang anaknya membuat konten digital yang dianggap kurang baik.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Anita K Wardhani
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas