Tribun Lifestyle

Bacaan Doa

Surat At Takatsur, Arab, Latin dan Terjemahannya

Berikut bacaan surat pendek, surat At Takatsur dalam tulisan arab dan latin lengkap dengan terjemahan serta tafsirnya.

Penulis: Arif Fajar Nasucha
Editor: Inza Maliana
Surat At Takatsur, Arab, Latin dan Terjemahannya
quran.kemenag.go.id
Surat At Takatsur 

Berikut tafsir surat At Takatsur dari ayat 1-8 yang dikutip dari quran.kemenag.go.id:

Ayat 1

Wahai manusia, bermegah-megahan dalam hal harta, keturunan, dan pengikut telah melalaikan kamu dari ketaatan kepada Allah dan mempersiapkan diri untuk menghadapi hari akhir.

Ayat 2

Kamu tidak akan berhenti bermegah-megahan seperti itu sampai kamu mati dan masuk ke dalam kubur.

Ayat 3

Tidak patut bagimu untuk lalai karena bermegah-megahan. Sekali-kali tidak! Kelak kamu akan mengetahui dan menyadari bahwa akhirat itu lebih baik bagimu.

Ayat 4

Dan sekali-kali tidak patut bagimu berbuat demikian! Kelak kamu akan mengetahui akibat dari kesibukanmu dengan dunia dan kelalaianmu dari ketaatan.

Ayat 5

Sekali-kali tidak pantas bagimu bermegah-megahan! Sekiranya kamu mengetahui dengan pasti akibat buruk dari perbuatanmu itu di akhirat nanti, niscaya kamu akan meninggalkannya dan beralih menyibukkan diri dengan hal-hal yang menyelamatkanmu dari siksa neraka.

Ayat 6

Aku bersumpah, niscaya kamu benar-benar akan melihat neraka Jahim dan merasakan panasnya.

Ayat 7

Untuk menambah ketakutan manusia terhadap neraka Jahim, Allah mengulangi sumpahnya. 

Kemudian Aku bersumpah, kamu benar-benar akan melihatnya dengan mata kepala sendiri.

Ketika itu kamu sadar betapa buruk akibat kelalaianmu dari iman dan taat kepada Allah.

Ayat 8

Kemudian, pada saat kamu menyaksikan neraka Jahim dengan mata kepalamu, kamu benar-benar akan ditanya pada hari itu tentang kenikmatan yang kamu jadikan bahan bermegah-megahan di dunia itu, seperti harta, keturunan, pengikut, dan sebagainya.

Semua itu pada haki-katnya adalah cobaan. Jika diperoleh secara halal dan digunakan dengan benar, semua itu akan menguntungkan pemiliknya, baik di dunia maupun akhirat.

Bila tidak, semua itu akan menjadikan hidup pemilik-nya tidak berkah dan menjerumuskannya ke dalam siksaan Allah di akhirat nanti.

(Tribunnews.com)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas