Serba Serbi Retinol: Manfaat, Cara Kerja pada Wajah hingga Efek Samping
Mengenal retinol, bahan dalam skin care yang biasa digunakan untuk anti-aging. Ini cara kerja serta manfaatnya.
Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Arif Fajar Nasucha
Meski retinol juga kadang-kadang digunakan untuk membantu mengobati jerawat serta jaringan parut terkait, jerawat parah biasanya diobati melalui resep retinoid bersama dengan obat lain yang membantu menargetkan peradangan dan bakteri.
Selain itu, retinol memiliki efek pengelupasan pada permukaan kulit yang dapat membantu memperbaiki tekstur dan warna kulit.
Kegunaan Retinol
Retinol terutama digunakan untuk mengobati kondisi kulit berikut:
- garis-garis halus
- kerutan
- bintik matahari dan tanda-tanda kerusakan akibat sinar matahari lainnya, yang kadang-kadang disebut photoaging
- tekstur kulit tidak merata
- melasma dan jenis hiperpigmentasi lainnya
Untuk mencapai hasil terbaik dari produk perawatan kulit yang mengandung retinol, coba gunakan setiap hari.
Mungkin perlu beberapa minggu hingga untuk melihat peningkatan yang signifikan.
Efek Samping Retinol
Meskipun retinol disetujui oleh Food and Drug Administration (FDA), bukan berarti retinol bebas dari efek samping.
Orang yang menggunakan retinol umumnya mengalami kulit kering dan teriritasi, terutama setelah menggunakan produk baru.
Efek samping lain mungkin termasuk:
- kemerahan
- rasa gatal
- kulit mengelupas
Untuk mengurangi potensi efek samping, coba gunakan retinol setiap dua malam atau setiap tiga malam dan tingkatkan menggunakannya hingga setiap malam.
Jika Anda terus mengalami iritasi kulit, Anda mungkin perlu berkonsultasi dengan dokter kulit.
Atau lebih baik lagi, bicarakan dengan dokter kulit sebelum Anda mulai menggunakan produk retinol untuk mengetahui apakah retinol bagus untuk kulit Anda.
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.