Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

KPK Gunakan Pola Intelijen Telisik Dugaan Mark Up TransJakarta

Abraham Samad tidak ingin buka-bukaan mengenai kasus dugaan mark up pengadaan bus TransJakarta yang dilaporkan oleh Forum Warga Kota Jakarta

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in KPK Gunakan Pola Intelijen Telisik Dugaan Mark Up TransJakarta
TRIBUNNEWS/DANY PERMANA
Ketua KPK, Abraham Samad (kanan) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Abraham Samad tidak ingin buka-bukaan mengenai kasus dugaan mark up pengadaan bus TransJakarta yang dilaporkan oleh Forum Warga Kota Jakarta (FAKTA).

"Kalau pun kami sudah lakukan penyelidikan Kami tidak akan sampaikan ke publik karena itu kegiatan intelijen," ujar Abraham di Balai Kota, Jakarta, Selasa (4/3/2014).

Mengenai laporan dari FAKTA, Abraham menjelaskan laporan tersebut harus melalui mekanisme yang ada, yakni masuk ke Pengaduan Masyarakat (Dumas), kemudian dilakukan pengumpulan bahan keterangan (pulbaket).

"Dari situ kami akan tentukan bisa ditngkatkan penyelidikan baru ke penyidikan kalau ada dua alat bukti," ucap Abraham.

Mengenai Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Abraham mengatakan itu adalah Tindak Pidana murni. Artinya, tanpa laporan atau aduan warga pun KPK sudah bisa melakukan pemeriksaan.

"Tanpa laporan, kami bisa periksa kalau dapat petunjuk dan bukti awal," kata Abraham.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas