Otak Perampok Emas 13 Kg Ternyata Pensiunan TNI AL
Ia beraksi dan satu kelompok dengan pelaku lain yakni oknum anggota polisi Praka Suyatno yang lebih dahulu dibekuk POM DAM
Editor: Hendra Gunawan
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Subdit Jatanras Polda Metro Jaya akhirnya berhasil membekuk otak perampokan emas 13 kilogram di Tol Jagorawi, Jakarta Timur, beberapa waktu lalu. Otak kawanan ini adalah R Giyarto, pensiunan TNI AL berpangkat pembantu letnan dua (pelda).
Ia dibekuk petugas di Jalan Warung Silah, Gang Barkah, RT 10, RW 5 Nomor 4 Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Kamiis (1/5/2014). Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Herry Heryawan menjelaskan dari pemeriksaan terhadap tersangka diketahui Giyarto adalah otak kawanan ini dan pernah terlibat dengan sejumlah kasus perampokan lainnya. Ia beraksi dan satu kelompok dengan pelaku lain yakni oknum anggota polisi Praka Suyatno yang lebih dahulu dibekuk POM DAM Jaya.
"Tersangka ini mengaku menerima bagian Rp 100 juta pada perampokan di Purwakarta dan Rp 45 juta pada perampokan di Depok. Ia juga mengaku mendapat bagian uang tersebut dari tersangka Praka Suyatno," kata Herry.
Sebelumnya, komplotan perampok emas seberat 13 Kg di Tol Jagorawai dibekuk aparat Polda Metro Jaya. Dari enam orang yang dibekuk, terdapat 5 anggota polisi. Mereka adalah Aipda DS, Brigadir BH, Bripda L (Intelijen Mobil), Brigadir GA (SDM Polda Metro Jaya), AS (sipil), Brigadir JM (Brimob Satuan I Gegana) dan Brigadir F (Badan Narkotika Nasional).
Modus kawanan ini dengan mengikuti mobil korban calon sasarannya yang diketahui membawa emas dari sebuah kantor penyimpanan barang di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara. Mereka beraksi saat kendaraan calon sasaran mereka melintas di Jalan Tol Jagorawi, Jakarta Timur pada Jumat (18/4/2014) lalu sekira pukul 11.00.(Budi Malau)