Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ahok Akan Jaga Uang KJP Agar Tidak Dicuri

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama akan berantas toko yang berani menyediakan jasa menguangkan Kartu Jakarta Pintar (KJP).

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Ahok Akan Jaga Uang KJP Agar Tidak Dicuri
TRIBUNNEWS/TRIBUNNEWS/LENDY RAMADHAN
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Dennis Destryawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama akan berantas toko yang berani menyediakan jasa menguangkan Kartu Jakarta Pintar (KJP).

Menurut pria yang akrab disapa Ahok ini menyebut hal itu adalah penyimpangan.

Sebagai orang nomor satu di DKI, Ahok tidak ingin dana KJP diselewengkan.

"Sebagai pejabat publik, saya akan melindungi KJP tidak dicuri," ujar Ahok di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (15/12/2015).

Berdasarkan peraturan, ujar Ahok, kalau menguangkan KJP di toko, dan toko itu memotong sepuluh persen dana dari KJP, maka itu bisa disebut sebagai pencurian.

"Itu pencurian. Dalam Undang-Undang Perbankan, ATM itu boleh enggak dipakai oleh orang lain? Enggak boleh," imbuhnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Ia juga menyinggung Ibu Yusri Isnaeni (32) yang menarik kontan uang yang ada di KJP di Toko Pasar Koja, Jakarta Utara.

Yusri ingin mengambil dana Rp 300 ribu. Toko penyedia jasa mencairkan dana KJP itu. Namun pas dilihat oleh Yusri, pada struk itu tertulis Rp 330 ribu.

Menurut Ahok, toko itu melakukan pencurian.  Karenanya, Pemerintah Provinsi DKI telah melaporkan pelanggaran yang telah dilakukan toko tersebut ke pihak kepolisian

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas