Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Seorang Terapis di Bekasi Tewas Dililit Kabel dalam Keadaan Telanjang, Pelaku Diduga Pelanggannya

Ironisnya, korban berinisial TA (40) ini ditemukan tewas dalam posisi terlentang dan bugil.

Seorang Terapis di Bekasi Tewas Dililit Kabel dalam Keadaan Telanjang, Pelaku Diduga Pelanggannya
Warta Kota/Panji Baskhara Ramadhan
Ilustrasi korban tewas. 

TRIBUNNEWS.COM, BEKASI - Seorang terapis (tukang pijat) ditemukan tewas di tempat kerjanya di Jalan Urip Sumaharho, Kampung Walahir, Desa Waluya, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Senin (11/4/2016) malam.

Ironisnya, korban berinisial TA (40) ini ditemukan tewas dalam posisi terlentang dan bugil.

Tak hanya itu, di leher wanita paruh baya itu terdapat lilitan kabel alat pelurus rambut.

Berdasarkan data yang dihimpun, TA ditemukan sang pemilik bangunan panti pijat yang biasa dipanggil Mamih (48).

Setibanya di sana, Mamih mendapati bangunan miliknya dalam keadaan gelap bahkan saat TA dipanggil tidak ada yang menyahut.

Karena penasaran, Mamih lalu mengetuk kamar tidur TA yang terkunci dari dalam. Sayangnya, tak ada jawaban juga dari kamar TA.

Khawatir terjadi hal yang tidak diinginkan, Mamih lalu memanggil warga sekitar untuk membantu mendobrak kamar tidur TA.

Benar saja, setibanya di sana warga mendapati TA dalam kondisi tak bernyawa

Ketika dikonfirmasi Kepala Kepolisian Resor Kota Bekasi, Komisaris Besar M. Awal Chairudin membenarkan itu.

Namun demikian, Awal enggan membeberkan lebih detil karena masih penyelidikan petugas.

Awal menduga, TA merupakan korban pembunuhan karena saat ditemukan kondisi lehernya dalam keadaan terlilit seutas kabel.

"Kasusnya masih penyelidikan, setelah pelakunya tertangkap akan kami ekspose," ujar Awal saat dikonfirmasi.

Hingga kini, kata Awal, pihaknya telah menginterogasi pemilik panti pijat dan sejumlah warga sekitar.

"Bisa saja, korban dibunuh oleh pelanggannya sendiri. Setelah pelakunya tertangkap akan terungkap motif dari aksi ini," kata Awal.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri

Ikuti kami di
Editor: Hasanudin Aco
Sumber: Warta Kota
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas