Ahok Klaim Cetak Sejarah dalam Perpolitikan Indonesia
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok merasa telah mencetak sejarah baru dalam dunia perpolitikan Indonesia.
Penulis: Dennis Destryawan
Editor: Hasanudin Aco
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok merasa telah mencetak sejarah baru dalam dunia perpolitikan Indonesia.
Hal ini dikatakan Ahok saat dikonfirmasi soal anggapan beberapa pihak yang menganggap dirinya plin-plan dalam memutuskan kendaraan politik yang akan dipakai dalam Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta 2017.
Ahok memutuskan maju melalui jalur partai politik pada Rabu (28/7/2016) lalu.
Padahal sebelumnya, Ahok menggembar gemborkan dirinya akan maju di Pilkada lewat jalur independen.
Ahok mengatakan jalur partai atau independen, keduanya sah menurut Undang-undang Nomor 8 Tahun 2015 tentang Pilkada.
"Dua-dua boleh secara Undang-undang. Bisa perorangan, bisa parpol," ujar Ahok di Gedung Kesenian, Jakarta Pusat, Minggu (31/7/2016).
Terlepas dari keputusannya maju dari jalur partai politik, Ahok merasa telah membuktikan kepada masyarakat bahwa dirinya bisa diusung parpol, meski tidak menjadi anggota partai dan memberikan mahar.
"Tapi satu yang saya membuktikan ada parpol dukung saya tanpa mahar tanpa mesti jadi anggota partai," ucap Ahok.
Ahok mengklaim dirinya telah mencetak sejarah baru dalam dunia perpolitikan Indonesia.
"Ini pertama kali saya rasa dalam sejarah republik kita partai mencalonkan saya tanpa minta mahar tanpa syarat dan tidaj mewajibkan saya jadi anggota partai," tutupnya.
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.