Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Survei Terbaru LSI: Elektabilitas Ahok Turun Drastis, Ini 4 Penyebabnya

"Sebanyak 73,2 persen populasi Jakarta menyalahkan Ahok soal surat Al Maidah."

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Survei Terbaru LSI: Elektabilitas Ahok Turun Drastis, Ini 4 Penyebabnya
TRIBUNNEWS.COM / IRWAN RISMAWAN
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) usai diperiksa selama 9 jam di Mabes Polri, Senin (7/11/2016) terkait tuduhan atas statemennya di Pulau Seribu beberapa waktu lalu. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - "Sebanyak 73,2 persen populasi Jakarta menyalahkan Ahok soal surat Al Maidah."

Demikian kata Direktur Eksekutif Lingkaran Survei Indonesia (LSI), Denny JA, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (10/11/2016) seperti dikutip  Warta Kota (Tribunnews.com Network).

Jika rakyat Jakarta yang lebih modern saja seperti itu, kata Denny JA, besar kemungkinan populasi rakyat Indonesia di wilayah mayoritas muslim berpendapat sama atau lebih buruk lagi.

"Dari data ini, bertindaklah dengan arif dan tetap mengedepankan supremasi hukum. Jangan membuat blunder merespon gelombang keresahan ini secara Too Little and Too Late: Terlalu Lambat dan Terlalu Sedikit. Jangan remehkan kasus ini yang ternyata menyentuh rasa keadilan rakyat yang meluas dan mayoritas, seperti yang terpotret di survei," katanya.

Inilah rekomendasi paling strategis dari hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI Denny JA) yang baru saja selesai.

Survei dilakukan pada tanggal 31 Oktober- 5 Oktober 2016 di Jakarta. Survei dilakukan secara tatap muka terhadap 440 responden.

Responden dipilih dengan menggunakan metode multistage random sampling. Margin of Error survei ini plus minus 4.8%.

Rekomendasi Untuk Anda

Survei ini dibiayai dengan dana sendiri, dan dilengkapi pula dengan kualitatif riset (FDG/focus group discussion, media analisis, dan depth interview).

Elektabilitas Ahok terus merosot. Saat ini, di November 2016, elektabilitas Ahok sudah dibawah 30 %, yaitu di angka 24.6 %.

Elektabilitas Ahok turun 6.8 % dari survei yang sama di bulan Oktober 2016 (31.4 %).

Turun 24.50 % jika dibanding survei Juli 2016 (49.1%).

Dan, elektabilitas Ahok turun 34.70 % jika dibanding survei Maret 2016 (59.3%).

Kasus dugaan penistaan Agama (Kasus Al Maidah) salah satu faktor utama turunnya suara Ahok di November 2016.

Jika Pilkada DKI Jakarta dilaksanakan pada saat survei dilakukan (November 2016), ketiga kandidat bersaing ketat dalam margin of error.

Pasangan Basuki Tjahaya Purnama (AHOK)-Djarot memeroleh dukungan sebesar 24.6 %.

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas