Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Survei Terbaru LSI: Elektabilitas Ahok Turun Drastis, Ini 4 Penyebabnya

"Sebanyak 73,2 persen populasi Jakarta menyalahkan Ahok soal surat Al Maidah."

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Survei Terbaru LSI: Elektabilitas Ahok Turun Drastis, Ini 4 Penyebabnya
TRIBUNNEWS.COM / IRWAN RISMAWAN
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) usai diperiksa selama 9 jam di Mabes Polri, Senin (7/11/2016) terkait tuduhan atas statemennya di Pulau Seribu beberapa waktu lalu. 

Pasangan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni memeroleh dukungan 20.9 %.

Pasangan Anies-Sandi memperoleh dukungan sebesar 20.0 %.

Mereka yang menyatakan rahasia, tidak menjawab, dan belum memutuskan sebesar 34.50 %.

Ahok masih di rangking 1, Agus menyodok ke rangking 2, namun selisih ketiga calon semakin ketat.

Selisih ketiganya sudah di bawah margin of error. Siapapun bisa tersingkir di putaran pertama.

Mengapa tren keterpilihan Ahok makin merosot?

LSI menemukan ada 4 (empat) alasan. Keempat alasan tersebut adalah :

Rekomendasi Untuk Anda

Pertama, efek surat Al Maidah.

Kasus dugaan penistaan agama ini menjadi perhatian publik Jakarta secara luas. Survei LSI menunjukkan sebesar 89.30 % responden menyatakan mereka mengetahui kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Ahok.

Hanya dibawah 10 % saja yang mengatakan tak pernah mendengar.

Dari mereka yang pernah mendengar, sebanyak 73.20 % menyatakan pernyataan Ahok tersebut sebuah kesalahan.

Hanya sebesar 10.50 % saja yang menyatakan pernyataan tersebut bukan sebuah kesalahan.

Mereka yang menyatakan pernyataan Ahok ini sebuah kesalahan, merata di semua segmen masyarakat.

Baik mereka yang laki-laki maupun perempuan, berpendidikan tinggi maupun rendah, ekonomi mapan maupun “wong cilik”, berpandangan sama itu kesalahan Ahok.

Di pemilih Muslim, mereka yang menyatakan Ahok bersalah sebesar 77.90 %.

Sumber: Warta Kota
Halaman 2/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas