Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Massa Penolak dan Pendukung Djarot Nyaris Bentrok di Cipinang

Panwascam dianggap tidak tegas karena membiarkan spanduk itu terpasang pada saat kedatangan Djarot.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Massa Penolak dan Pendukung Djarot Nyaris Bentrok di Cipinang
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menyapa warga saat melakukan blusukan di Kawasan Bangka, Jakarta, Selasa (15/11/2016). 

Namun, beberapa relawan lain melerai.

Tak berselang lama, dari arah kejauhan puluhan orang berlarian mendekat ke arah rombongan massa pendukung Djarot.

Memang, jumlah massa pendukung Ahok-Djarot hari ini datang dalam jumlah cukup banyak.

Kata Boy Surentu, Ketua PAC PDI Perjuangan Duren Sawit, ada ratusan kader dan simpatisan partai yang datang.

Kedatangan ratusan orang itu, selain untuk mendukung Ahok-Djarot juga sebagai upaya pengamanan kepada Djarot.

“Ada ratusan orang dari seluruh pengurus anak cabang di Jakarta Timur. Kami mengawal Pak Djarot,” kata Boy kepada Warta Kota.

Hampir saja perkelahian dua kubu terjadi jika aparat kepolisian terlambat melakukan antisipasi, barang sebentar waktu.

Rekomendasi Untuk Anda

Massa demonstran yang awalnya hanya tampak puluhan, mendadak bertambah banyak dan mendekat ke arah massa pendukung Djarot.

Mereka saling berhadapan, hanya terpisah sedikit barisan polisi.

Dua kelompok massa saling adu suara.

Massa penolak meminta agar Djarot segera pergi.

Sementara, massa pendukung bilang kegiatan Djarot di sana dilindungi Undang-undang.

Adu argumen terjadi.

Massa penolak berkumandang takbir dan shalawat.

Dibalas nyanyian Garuda Pancasila oleh pendukung Djarot dengan suara tak kalah lantang.

Sumber: Warta Kota
Halaman 2/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas