Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Pilgub DKI Jakarta

AHY Tanya Perasaan Ahok Menonton Film "Jakarta Unfair"

Film "Jakarta Unfair" berisi tentang aksi penggusuran oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, yang dilarang penayangannya.

AHY Tanya Perasaan Ahok Menonton Film
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur nomor urut 1 Agus Yudhoyono dan Sylviana Murni, Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur nomor urut 2 Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat saat mengikuti debat Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta di Jakarta, Jumat (13/1/2017). Dalam debat pertama kali ini KPU DKI Jakarta mengangkat tiga isu, yakni sosial-ekonomi, pendidikan-kesehatan, dan lingkungan-transportasi. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Film "Jakarta Unfair" berisi tentang aksi penggusuran oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, yang dilarang penayangannya.

Calon Gubernur DKI Jakarta pasangan nomor urut 1, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dalam acara Debat Cagub-Cawagub DKI Jakarta 2017, bertanya kepada rivalnya calon gubernur nomor urut 2 Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok tentang film ini.

AHY bertanya perasaan Ahok melihat film itu.

Baca: Warga Kampung Akuarium Gunakan Spanduk Bekas Untuk Layar Nonton Bareng

Agus Harimurti Yudhoyono atau yang akrab dipanggil AHY bertanya ke Calon Gubernur DKI Jakarta pasangan nomor urut 2 yang juga merupakan Gubernur DKI Jakarta nonaktiv, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, bagaimaan perasaannya melihat warga digusur.

"Anda mungkin punya alasan, tapi bagaiama perasaan bapak sebagai pemimpin," ujar AHY di acara Debat Cagub-Cawagub DKI Jakarta 2017, di Hotel Bidakara, Jakarta Pusat, Jumat (13/1/2017).

AHY mengingatkan, semua orang pasti ingin Jakarta yang lebih bagus lagi.

Baca: Anies: Kami Akan Tegas Perangi Narkoba Hingga Tuntas Di Jakarta

Putra pertama Presiden ke 6, Susilo Bambang Yudoyono itu bertanya apakah pembenahan Jakarta harus dilakukan dengan cara membuat sebagian warga menangis.

Menanggapi hal tersebut, Ahok menegaskan bahwa pihaknya sama sekali tidak anti orang miskin.

Ia menyebutkan saat ini berbagai pembenahan itu dilakukan untuk memperbaiki sistem pengairan di ibukota, yang antara lain untuk mengurangi masalah banjir yang selama ini belum tuntas.

"Kita tidak pernah menggusur di luar jalur air,"tegasnya.

Namun Ahok dalam kesempatan itu tidak menjawab pertanyaan AHY, soal perasaan Ahok melihat film yang menggambarkan penggusuran rakyat kecil di ibukota, dan menggabarkan bagaimana penderitaan mereka.

Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sylviana Murni, yang menanggapi pertanyaan Ahok, dalam kesempatan tersebut menyinggung bagaimana Pemprov DKI Jakarta kalah oleh warga Bukit Duri, Jakarta Selatan di pengadilan.

Pengadilan menganggap kebijakan Pemprov DKI Jakarta soal penggusuran warga Bukit Duri tidak sah.

"Saya jadi bingung, bagaimana ya dengan Bukit Duri, kok bisa menang ya (warga). Apa kemenangan itu semu, atau artinya tidak bertanya," ujar Sylviana Murni.  

Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas