Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Intelijen Endus Akan Ada ''Serangan Fajar'' Jelang Pencoblosan

Iriawan mengingatkan, bahwa intelijen polda memonitor setiap pergerakan maupun kejadian terkait pelaksanaan Pilgub DKI Jakarta.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Abdul Qodir
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Intelijen Endus Akan Ada ''Serangan Fajar'' Jelang Pencoblosan
Repro/Kompas TV
Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Mochamad Iriawan memberikan keterangan kepada wartawan sebelum melakukan rapat koordinasi bersama Pangdam Jaya, Mayjen TNI Teddy Lhaksmana di hall Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (9/2/2017). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Mochamad Iriawan mengungkapkan, adanya rencana politik uang (money politics) atau "serangan fajar" jelang pencoblosan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, 15 Februari 2017.

Informasi ini didapat dari intelijen.

"Informasi intelijen, mendengar akan ada money politics," kata Iriawan di lapangan silang Monas, Jakarta, Sabtu (11/2/2017).

Iriawan menjelaskan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Panwalu DKI Jakarta untuk menangkap para pelaku praktik politik uang tersebut.

"Nanti kami tangkap itu semua, yang bermain money politics akan diambil. Nanti kami koordinasikan dengan Bawaslu. Pilkada ini tidak boleh dikotori dengan kegiatan money politics. Jangan coba-coba main money politics di Jakarta," tegas mantan Kadiv Propam Polri tersebut.

Lantas, Iriawan mengingatkan, bahwa intelijen polda memonitor setiap pergerakan maupun kejadian terkait pelaksanaan Pilgub DKI Jakarta.

Ia minta jangan sampai ada pihak-pihak tertentu mengintimidasi warga yang ingin menggunakan hak pilihnya secara bebas. Ia memastikan akan ada penindakan jika hal itu terjadi.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas