Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

PKB Mengaku Puas Temui Ahok-Djarot

Wakil Sekjen PKB Maman Imanulhaq dan Daniel Johan menemui Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Balai Kota DKI Jakarta.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Adi Suhendi
zoom-in PKB Mengaku Puas Temui Ahok-Djarot
Tribunnews.com/ Ferdinand Waskita
Maman Imanulhaq 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Sekjen PKB Maman Imanulhaq dan Daniel Johan menemui Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Balai Kota DKI Jakarta.

Maman juga menemui Wakil Gubernur DKI Djarot Syaiful Hidayat, Rabu (1/3/2017).

Dikatakan Maman hasil pertemuan tersebut memuaskan.

Baca: PPP Tunggu Sikap Demokrat Hadapi Putaran Dua Pilkada DKI

"Sekali lagi Ahok dan Djarot selalu bicara fakta dan data. dan kami terima. misalnya mereka tahu persis berapa masjid, khotib, dan sebagainya," kata Maman di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (2/3/2017).

Maman menuturkan PKB harus memberi sikap setelah pasangan calon yang didukungnya Agus-Sylvi kalah di putaran pertama Pilkada DKI.

Rekomendasi Untuk Anda

"Kami harus memilih antara Anies dan Ahok," kata Maman.

DPP PKB menggelar rapat penentuan sikap di putaran dua Pilkada DKI Jakarta sejak kemarin.

Rapat dipimpin langsung Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar.

Baca: Pekan Depan PKB Tentukan Dukungannya dalam Pilkada DKI Putaran Dua

Maman mengaku rapat berlangsung dinamis dengan keputusan DPP akan melakukan komunikasi dengan pasangan Ahok-Djarot dan Anies-Sandi.

"Kebetulan yang ke Djarot dan Ahok saya. saya sudah ketemu Djarot tadi malam, saya ketemu Ahok juga," tutur Maman.

Maman menuturkan pihaknya segera memutuskan sikap dari pertemuan kedua pasangan tersebut.

Saat bertemu Ahok-Djarot, Maman ingin mengetahui program keumatan.

Apalagi, kata Maman, terdapat persoalan masjid yang digunakan untuk menyebarkan kebencian dan isu SARA

"Nah bagaimana cara Ahok-Djarot mengantisipasi ini termasuk adakah program. Para khotib yang menjadi corong Islam yang moderat, Islam kebangsaan, Islam nusantara," kata Maman.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas