Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Sekelumit Cerita Tawuran di Jalan Dewi Sartika Hingga Celurit Menancap di Kepala Albert

"Abis ngaso-ngaso dari Puncak, tiba-tiba diserang sama anak Taman Harapan (Budi Asih),"

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Sekelumit Cerita Tawuran di Jalan Dewi Sartika Hingga Celurit Menancap di Kepala Albert
capture youtube
Beginilah suasana tawuran warga di Jalan Dewi Sartika, Jakarta Timur, pada Selasa (25/4) dini hari tadi. Warga Kampung Budi Asih dan warga Batalyon Siliwangi saling serang. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Dennis Destryawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Albert  Jhon Daniel Tengker (18) tertancap celurip.

Ia menjadi korban tawuran di Jalan Dewi Sartika, Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (24/4/2017).

Warga Batalyon adu jotos dengan warga Budi Asih di Jalan Dewi Sartika.

Keributan memakan korban, satu di antaranya adalah Albert.

Saksi mata yang juga sahabat Albert, Rafi (16) menceritakan awal mula keributan.

Sebelum tawuran, Rafi dan Albert baru saja berlibur ke Puncak, Jawa Barat.

Rekomendasi Untuk Anda

"Abis ngaso-ngaso dari Puncak, tiba-tiba diserang sama anak Taman Harapan (Budi Asih)," cerita Rafi, Selasa (25/4/2017).

Tanda tawuran antar warga dimulai dari bunyi petasan.

Itu sebagai kode pertikaian.

Terjadi duel antar Albert-Rafi dengan warga Budi Asih.

Berbekal pedang, keduanya saling tikam, saling terjang, dengan pemuda bernama Fauzan.

Hingga berujung pada celurit yang menancap di kepala Albert.

"Albert jatuh, dibacokin sama Fauzan. Kena kepalanya," ucap Rafi.

Melihat temannya terkapar, Rafi membopong Albert.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas