Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pemenang Tarung Gladiator ala SMA di Bogor Bukan untuk Perempuan

Kombes Pol Ulung Sampurna menegaskan aksi perkelahian ala Gladiator yang menewaskan siswa SMA Budi Mulia Bogor merupakan sebuah tradisi.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Fajar Anjungroso
zoom-in Pemenang Tarung Gladiator ala SMA di Bogor Bukan untuk Perempuan
TRIBUNNEWSBOGOR.COM
Polisi gelar rekontruksi kasus gladiator yang menewaskan Siswa SMA Budi Mulia 

TRIBUNNEWS.COM, BOGOR - Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Ulung Sampurna menegaskan aksi perkelahian ala Gladiator yang menewaskan siswa SMA Budi Mulia Bogor merupakan sebuah tradisi.

Tradisi tarung gladiator itu sendiri telah berjalan selama empat tahun terakhir di sekolah SMA Budi Mulia Bogor maupun SMA Mardiyuana.

"Jadi kalau berbicara motif ini adalah tradisi, tapi tidak selalu dijalani, misal tahun 2015 itu tidak ada, kemudian para alumni meminta tradisi itu diadakan di tahun 2016," katanya kepada TribunnewsBogor.com, Senin (25/9/2017).

Ulung menjelaskan bahwa, tradisi tersebut dijalankan bukan karena soal rivalitas kedua sekolah, melainkan hanya untuk mencari pengakuan saja.

"Yang menang pun tidak mendapatkan apa-apa, hanya pengakuan saja bukan sekolahnya, tapi lebih ke gengsi tim basket," katanya.

Lebih jauh dia mengatakan, hasil dari pemeriksaan terhadap tersangka, pihaknya menyimpulkan tidak ada unsur pemaksaan dalam aksi tarung gladiator itu.

"Jadi kan itu kejadiannya sebelum pertandingan basket, kemudian jarak antara sekolah dengan lokasi kejadian jauh, sehingga siapapun yang datang ke lokasi itu mau tidak mau ya siap untuk bertarung," jelasnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Selama tradisi tersebut berlangsung, lanjutnya, belum ada korban akibat dari perkelahian tarung gladiator sebelum kejadian akhir Januari tahun 2016 lalu.

"Sebab, ketika salah satu yang berkelahi menyerah itu angkat tangan, jadi selesai, kalau yang tahun 2016 itu mungkin korban tidak mengangkat tangan sehingga korban meninggal," tuturnya.

Hingga saat ini, pihaknya telah mengamankan empat dari lima tersangka kasus tarung gladiator itu.

"Perannya ada yang sebagai pelaku, wasit, dan menunjuk, kalau satu orang itu sebagai penunjuk, masih kita cari," pungkasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas