Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pabrik Petasan Terbakar

8 Korban Kebakaran Pabrik Kembang Api Masih Dirawat

Pelaksanaan trauma healing dilakukan bersama Perlindungan Perempuan Anak (PPA)

8 Korban Kebakaran Pabrik Kembang Api Masih Dirawat
nur ichsan/wartakota/wartakota
warta kota/nur ichsan OLAH TKPLANJUTAN ---KApolres Tangerang Kota,Kombes Harry Kurniawan, memimpin olah TKPLanjutan bersama Tim DVI Mabes Polri dan Dokpol Polda Metro Jaya, di lokasi pabrik petasan yang terbakar,Senin (30/10). Olah TKP lanjutan dengan menyisir lokasi asal mula penyebab kebakaran ini untuk mencari kemungkinan masih ada jenazah korban yang belum ditemukan yang tertimbun reruntuhan bangunan. Pada kesempatan itu polisi masih menemukan sisa serpihan kerangka para korban diantara reruntuhan bangunan yang hangus terbakar. Sementara itu di lokasi kejadian puluhan karangan bunga ucapan duka cita dari berbagai kalangan berjejer di muka pabrik, dan warga yang penasaran terus berdatangan untuk melihat dari dekat lokasi kejadian. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Polisi Argo Yuwono mengatakan hingga saat ini masih ada 8 korban kebakaran pabrik kembang api di Desa Belimbing, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, yang masih menjalani proses perawatan.

" Untuk korban yang masih dirawat tinggal 8 orang. 7 di RS Umum Daerah dan 1 korban berada di RSIA Bun," ujar Argo di Ruang Press, Polda Metro Jaya, Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Senin (6/11/2017).

Lebih lanjut, Kepolisian bekerja sama untuk mengatasi trauma pada anak-anak di sekitar kejadian kebakaran pabrik kembang api.

Pelaksanaan trauma healing dilakukan bersama Perlindungan Perempuan Anak (PPA) Polda Metro Jaya dan juga dari pemerhati anak.

Baca: Kasus Penyerangan Novel Mangkrak, Kapolri Akan Menghadap Jokowi

"Dari pemerhati anak, kemudian dengan PPA dari Polda Metro itu melaksanakan trauma healing di kawasan pabrik sana. Di sana ada SMP, kemudian ada masyarakat di sana. jadi ini kita ke sana. Jangan sampai kebakaran itu mempengaruhi mental anak-anak di sana' ujar Argo.

Selain itu lanjut Argo, RS Polri Kramat Jati juga melaksanakan trauma healing yang diperuntukkan kepada keluarga korban.

Diketahui, pada Kamis (26/10/2017) lalu, terjadi kebakaran pabrik kembang api yang merenggut 47 korban meninggal dunia dan 46 korban lainnya mengalami luka bakar.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Rina Ayu Panca Rini
Editor: Johnson Simanjuntak
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas