Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Orangtua Telat Bayar Cicilan, Pelajar SMP Disekap dan Dilecehkan 'Debt Collector'

Beruntung jiwa bocah itu dapat diselamatkan meskipun sempat terancam diperlakukan tindakan pelecehan seksual di kantor.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Sanusi
zoom-in Orangtua Telat Bayar Cicilan, Pelajar SMP Disekap dan Dilecehkan 'Debt Collector'
warta kota
Kantor finance yang kala itu masih nampak beberapa karyawan yang bekerja, sontak kaget lantaran kedatangan anggota polisi bersenjata lengkap menggerebek kantor ini. 

Laporan Wartawan Wartakota, Panji Baskhara Ramadhan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Perilaku penagih utang yang ditugaskan perusahaan pembiayan semakin mengerikan.

Selain kerap mencari sepeda motor yang menunggak bermodalkan data tersimpan di telepon seluler dan duduk-duduk di tepi jalan, perilaku semakin membuat warga ketakutan.

Gadis berinisial RI berusia 14 menjadi korban kesadisan perilaku penagih utang.

Ia disekap di kantor perusahaan pembiayaan di kawasan Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat.

Beruntung jiwa bocah itu dapat diselamatkan meskipun sempat terancam diperlakukan tindakan pelecehan seksual di kantor.

Memang, sang ibu mengakui kalau telat membayar cicilan sepeda motor tiga bulan.

Rekomendasi Untuk Anda

Akan tetapi, ia tidak menerima perilaku penagih utang yang mengancam keselamatan jiwa anaknya.

Ibu RI yang bernama Nining mengetahui anaknya dibawa oleh penagih utang pada Jumat (6/7/2018).

Keterangan yang dihimpun Warta Kota, awal mula kejadian itu, ketika RI melintas wilayah Palmerah, Jakarta Barat.

Saat di jalan, RI tak menyadari jika ada beberapa penagih utang (debt collector) yang sudah mengintainya dari kejauhan.

Motor yang dikendarai RI, secara mendadak diberhentikan oleh sejumlah debt collector, di jalan.

RI, merinding ketakutan dan menangis saat sepeda motor matiknya kala itu dirampas oleh sejumlah pria berbadan tegap, diketahui berprofesi sebagai debt collector.

RI ditanya-tanya oleh debt collector itu sampai menangis.

Oleh karena arena tangisan RI itu sempat menarik perhatian warga sekitar, para debt collector itu seketika langsung membawa RI ke sebuah kantor, yang berada di Kawasan Srengseng, Jakarta Barat.

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas