Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Momen Car Free Day, Laki-laki Ini Jualan Kemeja Lurik dan Blangkon

Sejumlah pengunjung CFD pun tampak tertarik dengan produk yang dijual, khususnya aksesoris blangkon.

Momen Car Free Day, Laki-laki Ini Jualan Kemeja Lurik dan Blangkon
TRIBUNNEWS.COM/FITRI
Sejumlah pengunjung CFD pun tampak tertarik dengan produk yang dijual, khususnya aksesoris blangkon. 

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Momen Car Free Day (CFD) memang selalu dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan, mulai dari berolahraga hingga berjualan.

Seperti yang dilakukan seorang laki-laki yang memanfaatkan momen hari bebas kendaraan di kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (16/6/2019) pagi kali ini, sebagai saat yang tepat untuk berjualan.

Menariknya, apa yang ia jual di tempat itu, berbeda dengan pedagang lainnya.

Laki-laki yang terlihat masih berusia muda ini tampak menawarkan produk pakaian tradisional khas tanah Jawa.

Busana serta aksesoris itu menggunakan material kain batik dan lurik.

Kedua jenis kain tersebut diaplikasikan menjadi kemeja dan blangkon.

Sejumlah pengunjung CFD pun tampak tertarik dengan produk yang dijual, khususnya aksesoris blangkon.

Karena memang biasanya, produk fashion yang dijual dalam momen CFD hanya baju tidur, busana casual dan aksesoris seperti hijab.

Surya (34), seorang warga yang kebetulan tengah berolahraga di kawasan itu dan melintas di depan tempat jualan kain lurik tersebut sempat tertarik.

Baca: Makan Opor dan Rendang Saat Lebaran, Wanita Ini Bakar Lemak saat Car Free Day

Ia juga tampak menghampiri dan memegang busana yang dijual.

"Lumayan bagus ya, lagian unik aja gitu ya, jualan blangkon sama kemeja lurik di kawasan CFD, kan biasanya yang jualan ya paling baju-baju biasa aja," ujar Surya, saat ditemui di kawasan Car Free Day, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat.

Ia kemudian mengaku hanya sekadar melihat material lurik yang digunakan dan tidak berniat membelinya.

Kendati demikian, menurutnya, material kain yang digunakan berkualitas cukup baik.

"Tadi cuma lihat-lihat aja sih, sama megang bahannya adem atau nggak, lumayan lah ya," kata Surya.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Fajar Anjungroso
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas