Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Perampokan Toko Emas

Kronologi Lengkap Aksi 2 Perampok Toko Emas di Balaraja Tangerang Hingga Tertangkap di Malaysia

Tim gabungan dari Polresta Tangerang, Polda Banten, dan Polisi Diraja Malaysia (PDRM) berhasil membekuk dua pelaku perampokan toko emas di Balaraja.

Kronologi Lengkap Aksi 2 Perampok Toko Emas di Balaraja Tangerang Hingga Tertangkap di Malaysia
TribunJakarta.com/Ega Alfreda
Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Sabilul Alif (kanan) bersama Kasatreskrim Polresta Tangerang, AKP Gogo Galesung saat menunjukan barang bukti kendaraan roda empat yang digunakan pelaku, Kamis (11/7/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNNEWS.COM, TANGERANG - Kasus perampokan toko emas di Balaraja, Kabupaten Tangerang, Banten, akhirnya terungkap.

Tim gabungan dari Polresta Tangerang, Polda Banten, dan Polisi Diraja Malaysia (PDRM) berhasil membekuk dua pelaku perampokan tersebut.

Kedua pelaku tersebut diketahui berinisial MNI dan MNFR yang merupakan Warga Negara Asing (WNA) asal Malaysia.

Warga asli Malaysia itu diketahui melancarkan aksinya pertama kali di SPBU Tol Tangerang-Merak tanggal 14 Juni dam lanjut ke toko emas Permata, Balaraja, Kabupaten Tangerang pada hari berikutnya.

Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Sabilul Alif mengatakan kedua pelaku tersebut sudah merencanakan aksinya di Indonesia untuk tanggal 13 sampai 15 Juni 2019.

Baca: Ramalan Denny Darko Terhadap Keluarga Ajun Perwira dan Jennifer Jill

Baca: Lowongan Kerja BUMD PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah (SPJT) Semarang, Dibuka sampai 17 Juli

Baca: Gisel Beberkan Alasannya Gugat Cerai Gading Marten, Masalah Ekonomi dan Orang Ketiga Tak Termasuk

"Keduanya sudah merencanakan aksinya sebelum tanggal 13 Juni. Hanya beberapa hari saja persiapannya," ujar Sabilul di Mapolresta Tangerang, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Kamis (11/7/2019).

Ikhwal dari kejadian tersebut berawal saat keduanya mendarat di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang.

Tanggal 14 Juni 2019 mereka melancarkan aksinya di SPBU Kampung Gelebeg, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang.

MNI dan MNFR pun berlagak ingin mengisi bensin di SPBU tersebut menggunakan mobil Avanza putih bernopol T-1721 yang merupakan pelat nomor palsu.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Adi Suhendi
Sumber: TribunJakarta
  Loading comments...

Berita Terkait :#Perampokan Toko Emas

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas