Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Paskibraka Meninggal Dunia

Polisi Belum Temukan Tanda Kekerasan yang Jadi Penyebab Kematian Paskibraka Aurel

"Dari hasil penyelidikan yang kami lakukan, keterangan sudah kita rangkaikan semua. Kita belum menemukan adanya aksi penganiayaan," katanya

"Ada tadi unsur minta maaf, Bu Wali Kota langsung, menyampaikan permintaan maaf kepada kedua orang tua, dan menyampaikan pesan juga kapada Paskibra untuk dilakukan perbaikan, dan meminta kepada saya, katakanlah, ya bukan memimpin perubahan di PPI gitu, tapi ya memonitor perubahan perubahan, nanti Dispora yang ke depan," paparnya.

Pertemuan itu dilakukan hanya beberapa jam sebelum Polres Tangsel akan menggelar ekspos terkait hasil penyelidikan kematian Aurel.

Seperti diberitakan TribunJakarta.com sebelumnya, Aurel merupakan calon Paskibraka Tangsel yang meninggal pada masa pelatihan.

Orang tuanya sempat mennyatakan, Aurel mendapat kontak fisik berupa tamparan dan cubitan dari pelatih.

Terlebih, Aurel juga pernah disuruh memakan jeruk beserta kulitnya saat pelatihan.

 KPAI Dorong Polisi Rilis Hasil Penyelidikan Kasus Meninggalnya Paskibra Aurel Sebelum 17 Agustus

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mendorong pihak kepolisian untuk mengungkap kasus meninggalnya Aurellia Qurratu Aini atau Aurel.

Diberitakan TribunJakarta.com sebelumnya, Aurel merupakan calon Paskibraka (Capaska) dari SMA Islam Al-Azhar BSD Serpong.

Aurel meninggal pada masa pelatihan Paskibraka Tangsel.

Orang tuanya menyebut Aurel mendapat perlakuan kontak fisik semacam tamparan dan cubitan semasa pelatihan.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Sumber: TribunJakarta
  Loading comments...

Berita Terkait :#Paskibraka Meninggal Dunia

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas