Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Pengamat Nilai Wajar Kemenhub Minta Taksi Online Bisa Beroperasi di Kawasan Ganjil-genap

Wajar bila Kemenhub meminta Pemprov DKI agar taksi online bisa beroperasi di jalur yang terkena perluasan ganjil-genap.

Pengamat Nilai Wajar Kemenhub Minta Taksi Online Bisa Beroperasi di Kawasan Ganjil-genap
Wartakota/Henry Lopulalan
Petugas sosialisasikan perluasan ganjil-genap kepada pegendara mobil yang melintas di Jalan Pramuka, Jakarta Timur, Senin,(12/8/2019). Ganjil-genap akan diterapkan setiap Senin-Jumat pada pagi hari pukul 06.00-10.00 WIB dan sore hari pukul 16.00-21.00 WIB du 25 lima titik jalan. (Wartakota/Henry Lopulalan) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pengamat Tata Kota Universitas Parahayangan menilai wajar bila Kemenhub meminta Pemprov DKI agar taksi online bisa beroperasi di jalur yang terkena perluasan ganjil-genap.

Terlebih lagi permintaan itu berangkat dari payung hukum Permenhub nomor 118 tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Aturan Sewa Khusus yang menekankan taksi online legal sebagai angkutan sewa seperti taksi.

Hanya, dia menekankan agar perlakuan taksi online dengan angkutan lainnya setara dan adil.

“Saya nilai wajar bila Kemenhub meminta Pemprov DKI agar taksi online bisa beroperasi di kawasan perluasan ganjil-genap asal tak menimbulkan diskriminasi,” katanya.

Baca: Ada Ganjil-genap, Jakarta akan Dilengkapi Angkot Senilai Rp 500 Jutaan

Lantaran berstatus angkutan umum, Asep memandang perlu agar taksi online masuk golongan pelat kuning. Hal itu sesuai dengan bunyi UU No 22/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Sebelumnya, Asosiasi Driver Online (ADO) secara resmi melayangkan surat dukungan dan apresiasi kepada Kemenhub yang sedang mengupayakan agar taksi online diizinkan beroperasi salam zona ganjil genap.

”Dengan diizinkannya transportasi berbasis aplikasi beroperasi dalam zona ganjil genap, ratusan ribu pengemudi taksi online tetap dapat menjalankan aktivitasnya dalam mencari nafkah untuk keluarga,” salah satu poin dari surat dimaksud.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Fajar Anjungroso
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas