Tribun

Kasus Novel Baswedan

Penyerang Sebut Novel Baswedan Pengkhianat, Pakar Ekspresi Ungkap Tak Ada Raut Emosi si Pelaku

Salah satu penyerang sebut Novel Baswedan pengkhianat, pakar ekspresi ungkap mimik pelaku tak ada raut emosi.

Editor: Desi Kris
Penyerang Sebut Novel Baswedan Pengkhianat, Pakar Ekspresi Ungkap Tak Ada Raut Emosi si Pelaku
KOMPAS.com CHRISTOFORUS RISTIANTO / TSARINA MAHARANI
Jawaban Polri soal isu pelaku penyerangan Novel Baswedan menyerahkan diri, sebut akan mendalami semua kemungkinan. 

TRIBUNNEWS.COM - Ditangkapnya dua penyerang Novel Baswedan hingga kini masih menjadi perbincangan hangat.

Banyak pihak yang bereaksi mengenai ditangkapnya dua pelaku ini.

Dua pelaku berinisial RB dan RM ditangkap pada Kamis 27 Desember 2019.

Namun siapa sangka, salah satu dari mereka mengaku tidak suka kepada Novel Baswedan.

 2 Penyerang Novel Baswedan Diungkap ke Publik, Ini Beda Wajah Asli dengan Sketsa yang Pernah Dirilis

Saat digiring ke mobil polisi RB mendadak mengungkapkan kalimat yang cukup mengejutkan.

Pernyataan itu disampaikan RB di hadapan awak media pada Sabtu 28 Desember 2019 di Polda Metro Jaya.

Dua tersangka penyiraman penyidik senior KPK, Novel Baswedan, berinisial RM dan RB dibawa petugas untuk dilakukan penahanan, di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Sabtu (28/12/2019). Tersangka yang merupakan anggota Polri aktif tersebut akan ditahan selama 20 hari ke depan di tahanan Bareskrim Mabes Polri.
Dua tersangka penyiraman penyidik senior KPK, Novel Baswedan, berinisial RM dan RB dibawa petugas untuk dilakukan penahanan, di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Sabtu (28/12/2019). Tersangka yang merupakan anggota Polri aktif tersebut akan ditahan selama 20 hari ke depan di tahanan Bareskrim Mabes Polri. (Tribunnews/Herudin)

"Saya gak suka nama Novel karena dia pengkhianat," kata RB dengan nada tinggi.

Setelah mengatakan hal itu, Rb pun langsung dimasukkan ke dalam mobil polisi.

Disampaikan oleh Ketua Presidium IPW Neta S Pane, motif pelaku menyerang Novel Baswedan adalah karena dendam.

Neta S Pate mengatakan jika pelaku beraksi secara tunggal.

HALAMAN SELANJUTNYA=====>

Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas