Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Respons Politikus PKS Terkait Wacana Pelarangan Ondel-Ondel Dipakai Mengamen

Abdurrahman Suhaimi setuju soal pembinaan kepada mereka yang berkecimpung di dunia kesenian betawi, khususnya ondel-ondel.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Respons Politikus PKS Terkait Wacana Pelarangan Ondel-Ondel Dipakai Mengamen
Danang Triatmojo
Wakil Ketua DPRD DKI Fraksi PKS Abdurrahman Suhaimi saat ditemui di Nuansa Cilangkap, Cipayung, Jakarta Timur, Kamis (12/12/2019). 

‎‎‎Laporan wartawan tribunnews.com, Danang Triatmojo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abdurrahman Suhaimi setuju soal pembinaan kepada mereka yang berkecimpung di dunia kesenian betawi, khususnya ondel-ondel.

Suhaimi bahkan mengusulkan ada pengalokasian anggaran pembinaan untuk orang-orang yang berkecimpung di dunia kesenian betawi.

Hal itu bertujuan agar performa kesenian asli betawi itu semakin membaik di masa mendatang.

Bukan justru dijadikan alat mengamen di jalanan.

"Supaya seniman-seniman betawi khususnya ondel-ondel mendapatkan apresiasi atas rasa seni dan juga keberlangsungan hidup menopang ekonomi keluarga, termasuk pelestarian budaya," kata Suhaimi di Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Rabu (12/2/2020).

Katanya, jika pembinaan dilakukan secara kontinu bukan tidak mungkin ondel-ondel bisa naik kelas.

Paling tidak digunakan sebagai ornamen penyambutan tamu penting mancanegara ataupun event sekelasnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Politikus PKS ini mengatakan Pemprov DKI maupun DPRD tak bisa melarang pemanfaatan ondel-ondel untuk mengamen tanpa menyodorkan solusi bagi para senimannya.

Terlebih, banyak pula daerah penyangga ibu kota yang turut menggunakan kesenian betawi itu untuk mengamen.

"Pembinaan perlu dilakukan secara bersama-sama dan integrasi dari daerah sekitar ibu kota. Sehingga Jakarta menjadi indah untuk dilihat dengan tampilan ondel-ondelnya yang tidak mengganggu keindahan dan ketertiban umum," ungkap Suhaimi.

Baca: Sekda DKI: Ondel-Ondel Harus Naik Level

Pemprov DKI lanjut Suhaimi, perlu mengomunikasikan soal rencana pelarangan dan pembinaan para seniman ondel-ondel dengan pemerintah kota/kabupaten di sekitar Jakarta.

"Masalah ini harus diurus bersama-sama, agar kesenian betawi tetap terjaga dan lestari," pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, Komisi E DPRD DKI yang membidangi Kesejahteraan Rakyat mengusulkan ada revisi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2015 tentang Kelestarian Budaya Betawi.

DPRD berencana memasukkan salah satu klausul soal pelarangan kesenian budaya betawi, yakni ondel - ondel untuk dipakai mengamen.

Baca: Gerah Ondel-Ondel Dipakai Mengamen, DPRD DKI Wacanakan Revisi Perda Kelestarian Budaya Betawi

Keinginan ini telah disampaikan kepada Kepala Dinas Kebudayaan DKI Iwan Wardhana dalam rapat kerja bersama Komisi E di Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Selasa (4/2/2020).

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas